Menperin Dorong Industri Kulit dan Sepatu Tingkatkan Komponen Dalam Negeri

Kompas.com - 26/07/2016, 20:00 WIB
Menteri Perindustrian Saleh Husin saat meninjau Pameran Sepatu dan Kulit di Plasa Pameran Industri Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (26/7/2016). Pramdia Arhando Julianto/Kompas.comMenteri Perindustrian Saleh Husin saat meninjau Pameran Sepatu dan Kulit di Plasa Pameran Industri Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (26/7/2016).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagai industri prioritas yang sedang berkembang, industri alas kaki dan kulit nasional terus didorong untuk meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengungkapkan, pihaknya mendorong industri alas kaki dan kulit untuk meningkatkan kompenen dalam negeri. Caranya, yakni melalui pelatihan sampai terobosan dalam pengembangan produk.

Untuk itu, diperlukan Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI). Balai ini terus memberikan pelatihan-pelatihan, di samping itu juga menunjukkan bagaimana agar dapat mengurangi bahan baku impor dengan mencari terobosan-terobosan.

"Misalnya bagian-bagian yang dapat diolah dari dalam negeri tidak perlu kita impor, tentu dengan bekerja sama para peneliti maupun dari BPIPI," ujar Saleh kepada media saat meninjau pameran industri kulit dan sepatu di Plasa Pameran Industri, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Saleh menambahkan, pihaknya juga terus mengedukasi kalangan industri kecil menengah (IKM) agar tidak harus mengimpor, tetapi mengolah dari bahan-bahan dalam negeri.

Hal ini diutarakan Saleh saat melihat peluncuran resmi sepatu buatan Indonesia, yaitu "Ekuator", yang memiliki TKDN sebanyak 80 persen.

Ekuator sendiri merupakan merek sepatu kaum adam yang didesain dengan berbagai pilihan, yakni Sumatera, Java, Bali, Madura, Celebes, Papua, dan Borneo dan diproduksi oleh IKM asal Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, selain mendorong peningkatan komponen dalam negeri, Saleh juga mengimbau pelaku industri untuk memberi perhatian lebih pada sisi kemasan produk agar menarik.

Menurut dia, di samping kualitas sepatu yang unggul, juga diperlukan kemasan yang menarik dan menjual.

"Lihat Ekuator kan bagus sekali packaging-nya dan juga salah satu cara menaikkan branding-nya. Berbeda dengan kalau kita kasih tas kresek ya, tentu orang image-nya jadi langsung rendah," tuturnya.

Saleh menambahkan, pihaknya juga membantu branding produk-produk lokal agar menjadi brand global. "Kita memang membantu branding produk-produk lokal untuk betul-betul menjadi global brand, tidak hanya dalam negeri, tapi juga luar negeri," pungkasnya.

Kompas TV Sosok Muda Dibalik Sepatu Chevalier - Big Bang Show

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X