Mengelola Keuangan yang Perlu Dihindari Saat Berusia 40

Kompas.com - 30/07/2016, 18:00 WIB
ilustrasi shutterstockilustrasi
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada umur 40 tahun seseorang seharusnya sudah tiba pada kemapanan keuangan, setidaknya kebijaksanaan yang membuatnya mampu mengelola keuangan dengan benar.

Dengan kesibukan dan kehidupan yang makin rumit, pada saat mencapai umur 40 tahun, seharusnya seseorang sudah berada pada posisi aman. Tetapi tidak semua yang berumur 40 tahun mengalami hal yang demikian.

Bagi Anda yang akan atau sudah menginjak usia 40 tahun dan mengalami hal itu, ini saatnya untuk berubah.Oleh sebab itu, agar kehidupan Anda semakin baik, simak tips berikut yang perlu dihindari dalam mengelola uang:

1.    Gaya hidup naik tidak terkendali
Berbicara tentang gaya hidup, kebanyakan orang mencapai puncak penghasilan mereka pada umur 40 atau mendekati 50, besarnya penghasilan sesuai pula dengan besarnya pengeluaran.

Mobil yang lebih besar, gemar berlibur, dan lebih sering makan di luar. Hidup menjadi lebih sibuk, pengeluaran membengkak di luar kendali. Ini bukan hal yang baik. Hidup dengan kecukupan lebih baik daripada membeli barang-barang yang sudah Anda miliki dan memadai.

2.    Memperbesar ukuran rumah
Pada umur 40, Anda seharusnya sudah tinggal di tempat yang nyaman. Nyaman pada saat Anda baru memiliki rumah dengan nyaman pada saat Anda berumur 40 tahun tentu berbeda. Andi ingin memperindah dapur atau memperindah kamar mandi.

Anda mungkin membayangkannya, karena Anda berpenghasilan lebih sekarang dibandingkan ketika Anda membeli rumah itu? Sebagian orang agak berlebihan dalam merenovasi rumahnya. Padahal, mampu memiliki sebuah rumah adalah sebuah kemewahan dan kenyamanan itu sendiri.

3.    Membiarkan dana darurat dalam keadaan tetap
Apakah Anda memiliki dana darurat? Bagus! Jika Anda ada dan belum pernah meninjaunya, maka Anda akan temukan bahwa sekarang dana itu tidak mencukupi untuk keperluan Anda.

Dengan penghasilan yang lebih besar, pengeluaran yang melambung dan lebih banyak anak untuk diurus, dana darurat yang ditentukan dengan penghasilan 10 tahun lalu tidak akan lagi menutupi. Hanya dapat menutupi sedikit saja ditambah lagi dengan menurunnya nilai uang.

4.    Tidak menjaga kesehatan
Ini berlaku untuk semua umur, tetapi orang pada umur 40 cenderung super sibuk dengan anak mereka dan hidup berlalu begitu saja. Tetapi tidak menjaga kesehatan sekarang dapat berarti banyaknya pengeluaran kesehatan pada saat pensiun.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Whats New
Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Smartpreneur
Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Rilis
[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

Whats New
Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Whats New
Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Whats New
Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Whats New
Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Whats New
Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Whats New
Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Whats New
Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Whats New
Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Work Smart
Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Spend Smart
Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X