Kementerian BUMN Ganti Bos PT Pindad Silmy Karim dengan Abraham Mose

Kompas.com - 04/08/2016, 07:00 WIB
Mantan Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim, saat wawancara di PT Pindad, Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/9/2015). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOMantan Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim, saat wawancara di PT Pindad, Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/9/2015).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengumumkan penggantian Direktur Utama PT Pindad (Persero), Silmy Karim kepada Abraham Mose di kantor Kementerian BUMN, Rabu (3/8/2016).

Deputi Menteri BUMN, F Harry Sampurno, yang memimpin acara penggantian tersebut mengatakan pemerintah berterima kasih atas kontribusi dan kepemimpinan Silmy Karim dalam memimpin Pindad selama dua tahun terakhir.

"Beliau direncanakan untuk program yang sedang dibutuhkan oleh Kementerian BUMN,” ujar Harry Sampurno dalam keterangan resminya, Rabu (3/8/2016).

Prestasi Silmy

Dalam memimpin Pindad, Silmy mencatatkan beberapa upaya dalam proses transformasi korporasi, seperti meneguhkan corporate values Pindad, yakni nilai Jujur, Belajar, Unggul dan Selamat (JBUS).

Silmy juga meneguhkan prinsip kepada seluruh jajaran manajemen dan karyawan untuk menghindari praktek korupsi agar implementasi JBUS benar-benar terlaksana dengan baik.

Silmy juga melakukan pembenahan ditubuh Pindad dengan mencakup proses rekruitmen tidak kurang dari total 456 pegawai baru saat banyak perusahaan lain melakukan aksi pemotongan hubungan kerja.

Pindad juga sejak 1 tahun terakhir gencar memperkenalkan Layanan Purna Jual sebagai divisi baru di perusahaan yang menangani keluhan dan secara pro aktif melakukan asistensi teknis hingga perbaikan untuk meningkatkan kesiapan alutsista.

Hasil dari serangkaian perubahan di atas menunjukkan capaian yang signifikan. Pindad mencatat pertumbuhan perolehan kontrak di era manajemen baru mencapai 79 persen di 2015 dibandingkan periode sebelumnya.

Catatan penjualan pun menunjukkan kenaikan hingga 36 persen dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.

Manajemen Pindad juga aktif melakukan proses peremajaan mesin dan perbaikan proses produksi.

Hasilnya di antaranya mencakup terjadinya kenaikan total produksi munisi kaliber kecil hingga 27 persen, amunisi kaliber besar di atas 80 persen, kendaraan tempur 36 persen dan lonjakan tinggi dicatatkan oleh divisi senjata yang mencapai 133 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kompas TV PT Pindad Produksi 4 Senjata Baru

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.