Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,3 Persen, Nilai Tukar Rp 13.300 Per Dollar AS

Kompas.com - 16/08/2016, 14:46 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan pidato kenegaraan pada sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPresiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan pidato kenegaraan pada sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan asumsi makro ekonomi dalam Rancangan Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 dalam Sidang Tahunan MPR, di Gedung Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Jokowi mengatakan, RAPBN 2017 disusun berpedoman pada tiga kebijakan utama. Pertama, kebijakan perpajakan yang dapat mendukung ruang gerak perekonomian.

Selain sebagai sumber penerimaan, perpajakan diharapkan dapat memberikan insentif untuk stimulus perekonomian.

Kedua, kebijakan belanja akan memberi penekanan pada peningkatan kualitas belanja produktif dan prioritas, yang antara lain difokuskan untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, subsidi yang lebih tepat sasaran, dan penguatan desentralisasi fiskal.

Ketiga, kebijakan pembiayaan untuk memperkuat daya tahan dan pengendalian risiko dengan menjaga defisit dan rasio utang.

“Selaras dengan kebijakan fiskal jangka menengah, pemerintah menetapkan tema kebijakan fiskal tahun 2017 adalah ‘Pemantapan pengelolaan fiskal untuk peningkatan daya saing dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan’,” kata Jokowi.

Jokowi menuturkan, asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2017 yang ditetapkan pemerintah mencerminkan kondisi perekonomian terkini serta memperhatikan proyeksi perekonomian mendatang, sehingga diharapkan akan lebih realistis dan kredibel. Berikut asumsi makro dalam RAPBN 2017:

1. Pertumbuhan ekonomi tahun 2017 dipatok 5,3 persen
2. Laju inflasi tahun 2017 4 persen
3. Nilai tukar Rupiah diperkirakan sebesar 13.300 per dollar AS
4. Rata-rata suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan, pada tahun 2017 diasumsikan berada pada tingkat 5,3 persen
5. Asumsi rata-rata harga minyak mentah Indonesia diperkirakan sebesar 45 dollar AS per barel
6. Volume minyak dan gas bumi yang siap dijual 1,93 juta barel setara minyak per hari, yang terdiri dari produksi minyak bumi sebesar 780.000 barel per hari dan gas bumi 1,15 juta barel setara minyak per hari.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X