Yuk, Belajar Bisnis dari Sukses "Pokemon Go"

Kompas.com - 25/09/2016, 15:00 WIB
AFP PHOTO/Yasser Al-Zayyat Seorang pemain gim menggunakan apliksi Pokemon Go di perangkat telepon pintarnya di pasar ikan utama (14/7). Kuwait City, Kuwait.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak muncul di pertengahan 2016 ini, game "Pokemon Go" begitu populer di hampir seluruh dunia.

Pokemon yang berasal dari Jepang ini, kini tidak hanya bisa dinikmati lewat film atau stuff -nya yang lucu dan imut.

Pokemon Go kembali hadir dalam bentuk sebuah permainan yang berbasis augmented reality yang membuatnya berbeda dengan permainan lainya yang juga pernah populer.

Saat ini, bermain game Pokemon Go sepertinya sudah menjadi hobi yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang.

Jika Anda memahami perkembangan Pokemon Go hingga sepopuler saat ini, ternyata semua berasal dari adanya inovasi dan kreativitas dari para pengembang game tersebut.

Game ini mampu memunculkan permainan game yang seru dan nyata, yakni menangkap Pokemon-pokemon lucu untuk dimasukan ke dalam sebuah bola.

Pembaruan tersebut rupanya membawa inspirasi bagi sebuah perkembangan bisnis.
Setidaknya ada empat pelajaran bisnis yang bisa dipetik dari populernya game Pokemon Go tersebut. Berikut ulasannya:

1.    Mewujudkan Mimpi

Secara tidak sadar, game Pokemon Go ini memperlihatkan pada kita bagaimana caranya untuk mewujudkan mimpi.

Menjadikan sebuah imajinasi dan mimpi menjadi kenyataan, memang belum semua orang bisa melakukannya. Namun, para pencipta Pokemon berhasil melakukannya.

Seperti kita tahu, Pokemon yang populer di era 90-an ini adalah sebuah platform video games yang diciptakan oleh seorang warga negara Jepang bernama Satoshi Tajiri.

Setelah itu Pokemon mulai dikenal dan berkembang hingga muncul versi anime-nya, lalu trading card game, mainan, hingga akhirnya menjadi Pokemon Go.

Semua bidangnya yang populer ini tidak lepas dari sebuah cerita dasar yaitu seorang Pokemon trainer yang berpetualang untuk mengumpulkan Pokemon hingga menjadi Pokemon Master nantinya.

Halaman:


EditorAprillia Ika

Close Ads X