Wall Street Ditutup "Flat" dengan Fokus Pasar Pada Data Upah

Kompas.com - 07/10/2016, 08:41 WIB
Suasana di bursa saham New York Stock Exchane (NYSE) saat Twitter menawarkan saham perdananya kepada publik, Kamis (7/11/2013). The VergeSuasana di bursa saham New York Stock Exchane (NYSE) saat Twitter menawarkan saham perdananya kepada publik, Kamis (7/11/2013).
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

KOMPAS.com - Indeks utama di bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup sedikit bervariasi pada Kamis, atau Jumat waktu Indonesia. Sejumlah saham besar ditutup turun menyusul membaiknya data pekerjaan sebagai kunci bagi bank sentral AS, The Fed, untuk menaikkan suku bunga acuan di akhir tahun.

Indeks Dow Jones turun 12,53 poin atau turun 0,07 persen ke level 18.268,5. Indeks S&P naik 1,04 poin atau naik 0,05 persen ke level 2.160,77.

Sedangkan indeks Nasdaq Composite turun 9,17 poin atau naik 0,17 persen ke level 5.306,85.

Dikutip dari Reuters, naiknya harga minyak akibat berkurangnya inventori di AS bisa menyumbangkan ide bahwa ekonomi AS menguat. Juga didukung laporan angka pengangguran AS turun paling rendah dalam 43 tahun.

Data-data tersebut hadir sebelum laporan upah per September, yang diperkirakan perekonomian AS akan menciptakan 175.000 lapangan kerja baru.

Dollar juga mencapai level tertinggi sejak Juli terhadap mata uang kuat lain, seiring data-data perekonomian mendukung penguatan suku bunga Fed, yang akan ditentukan pada pertemuan di Desember.

Selain dollar yang naik, harga minyak juga menguat daalam empat bulan. Harga minyak mentah naik 15 persen dalam tujuh sesi perdagangan.

"Energi jadi masukan positif, jadi pemberatan ada di harga sektor energi. Namun para pedagang saham lebih suka menunggu keluarnya data upah," kata Art Hogan, chief market strategist di Wunderlich Securities di New York.

Saham Twitter Jatuh

Saham Twitter turun 20,1 persen ke level 19,87 seiring ketakutan bahwa lelang media sosial ini hanya akan memberikan laba minim ke para pemegang sahamnya. Website teknologi Recode menyebutkan, perusahaan besar seperti Disney dan Alphabet akan menawar saham Twitter.

Saham Wal-Mart juga turun 3,2 persen ke level 69,36 dan memberatkan indeks s&P 500 setelah paparan estimasi kinerjanya keluar dan diperkirakan "flat".

Kompas TV The Fed Naikkan Bunga?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X