Wajib Pajak UMKM Dominasi "Tax Amnesty" Periode Kedua

Kompas.com - 28/10/2016, 18:19 WIB
Sejumlah warga menunggu panggilan untuk ikut dalam program Tax Amnesty di Kantor Pajak Pratama Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 30/9/2016. Banyaknya warga yang antre sejak pagi karena hari ini merupakan hari terakhir periode I program tax amnesty. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSejumlah warga menunggu panggilan untuk ikut dalam program Tax Amnesty di Kantor Pajak Pratama Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 30/9/2016. Banyaknya warga yang antre sejak pagi karena hari ini merupakan hari terakhir periode I program tax amnesty.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mencatat wajib pajak yang ikut program pengampunan pajak atau tax amnesty pada Oktober ini mencapai 31.513. Jumlah itu didominasi oleh wajib pajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Perkembangan ini membuktikan bahwa kepatuhan Wajib Pajak termasuk segmen Orang Pribadi dan UMKM semakin meningkat seiring peningkatan kesadaran dan pengetahuan pajak masyarakat," seperti dikutip dari keterangan pers Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Berdasarkan data Ditjen Pajak, wajib pajak orang pribadi yang ikut tax amnesty pada Oktober ini sebanyak 24.743 wajib pajak. Terdiri dari wajib pajak UMKM 19.996 dan wajib pajak non UMKM 4.747.

Sementara itu wajib pajak badan yang ikut tax amnesty pada Oktober ini mencapai 6.770. Dari jumlah itu, 4.439 merupakan wajib pajak badan UMKM dan 2.331 non UMKM.

Total uang tebusan yang masuk pada Oktober mencapai Rp 726,3 miliar, terdiri dari Rp 453,2 miliar tebusan UMKM dan Rp 263,12 miliar tebusan non UMKM.

Ditjen Pajak mengatakan tetap akan menyosialisasikan tax amnesty ke segmen UMKM pada periode kedua ini. Meski begitu, ada strategi baru yakni menyasar wajib pajak seusai segmen profesional seperti dokter, notaris, pengacara, akuntan, manajemen dan pimpinan perusahaan.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X