Rudiyanto
Direktur Panin Asset Management

Direktur Panin Asset Management salah satu perusahaan Manajer Investasi pengelola reksa dana terkemuka di Indonesia. Wakil Ketua I Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia periode 2019 - 2022. Penulis buku best seller reksa dana yang diterbitkan Gramedia Elexmedia. Buku Terbaru berjudul "Reksa Dana, Pahami, Nikmati!"

Ada "Window Dressing" pada Akhir Tahun, Saat Tepat Memulai Investasi?

Kompas.com - 15/11/2016, 10:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
EditorAprillia Ika

Oleh Rudiyanto

"Window dressing" adalah fenomena di pasar modal dimana terdapat kecenderungan harga saham selalu meningkat pada akhir tahun yaitu pada bulan Desember. Apakah hal ini berarti bulan Desember merupakan saat yang tepat untuk memulai investasi reksa dana, khususnya reksa dana saham?

Window dressing bukanlah fenomena yang hanya terjadi pasar modal. Dalam dunia usaha, istilah ini juga sering dijumpai. Sebagai contoh, menjelang akhir tahun biasanya selalu ada diskon besar-besaran di pusat pertokoan. Hal ini ditujukan agar penjualan dapat meningkat.

Diskon tersebut diharapkan dapat mengangkat penjualan sehingga laporan keuangan pada saat penutupan akhir tahun menjadi bagus. Laporan penjualan yang bagus juga akan menjadi salah satu alasan penguatan harga saham.

Window dressing juga terjadi dalam dunia manajer investasi. Sebagai pengelola yang dinilai berdasarkan kinerja tahun per tahun, tentu para manajer investasi berharap kinerja reksa dana dapat ditutup dengan gemilang pada tahun tersebut.

Yang sudah baik akan dipertahankan dan yang masih kurang akan ditingkatkan semaksimal mungkin sehingga laporan kinerja reksa dananya dapat terlihat baik pada akhir tahun nanti.

Kombinasi dari semua faktor di atas membuat fenomena pada akhir tahun, khususnya pada bulan Desember kinerja saham cenderung akan meningkat sehingga dikenal dengan istilah window dressing.

Secara statistik, dengan asumsi bulan Desember tidak pernah rugi, window dressing dapat dikatakan juga terjadi di Indonesia. Berdasarkan data 15 tahun terakhir dari tahun 2001 hingga 2015, investasi IHSG pada bulan Desember tidak pernah rugi.

Untuk lebih lengkapnya silakan lihat tabel berikut :

Riset Panin Asset Management Tabel

Berdasarkan kinerja historis IHSG dari tahun 2001 hingga 2015, dimana jika investor memanfaatkan window dressing dengan berinvestasi pada akhir November hingga akhir Desember, selama 15 tahun IHSG memang tidak pernah rugi.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
Rupiah Tembus Rp 15.000 per Dollar AS, Apa Dampaknya ke Perekonomian Indonesia?

Rupiah Tembus Rp 15.000 per Dollar AS, Apa Dampaknya ke Perekonomian Indonesia?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.