Sekitar 100 "Startup" Fintech Telah Terdaftar di BI

Kompas.com - 30/11/2016, 11:51 WIB
Deputi Gubernur BI Ronald Waas saat memberikan sambutan dalam konferensi internasional Kompas.com/ Bambang PJDeputi Gubernur BI Ronald Waas saat memberikan sambutan dalam konferensi internasional "Financial Inclusion & Financial Stability" di Grand Hyatt Nusa Dua Bali, Rabu (30/11/2016).
EditorBambang Priyo Jatmiko

NUSA DUA, KOMPAS.com - Bank Indonesia mencatat jumlah pelaku financial technology (fintech) yang telah didaftar telah mencapai sekitar 100 pelaku.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas mengatakan, pendataan dilakukan melalui Klinik Fintech yang disediakan oleh bank sentral. Melalui klinik tersebut, para startup yang ada di sektor ini melakukan konsultasi seputar bisnis mereka.

"Potensi fintech ini besar, tapi mungkin juga mereka ada yang bisnisnya masuk ke yang biasa. Makanya, kami membuka klinik untuk membantu mereka melakukan konsultasi seputar kegiatan bisnisnya, termasuk aturan-aturan yang ada," ujarnya di sela-sela konferensi global "Financial Inclusion and FInancial Stability" di Grand Hyatt Nusa Dua, Rabu (30/11/2016).

Menurut Ronald Waas, meski punya potensi besar, tetapi nilai transaksi masih kalah jauh jika dibandingkan dengan e-dagang atau e-commerce.

Sejauh ini ada empat kelompok fintech, yakni peer to peer landing yang berupa pemberian pinjaman, market provisioning, investment, kemudian pembayaran.

"Adapun yang kami atur adalah lebih ke payment atau pembayaran. Itu yang saat ini kami terus lakukan pendataan," jelas Ronald.

BI sebelumnya menyatakan jumlah perusahaan penyedia layanan keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech) kian bertambah.

Fintech pun memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan keuangan kapan saja dan di mana saja.

Ronald Waas mengakui, pertumbuhan fintech saat ini sangat cepat dan rata-rata pelaku usahanya adalah generasi muda. Bank sentral pun menaruh perhatian yang sangat besar terhadap perkembangan fintech.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X