Tanpa Layanan Digital, Perbankan Akan Ditinggalkan Masyarakat

Kompas.com - 20/01/2017, 13:00 WIB
Kompas TV Tahun Depan, Bunga Kredit Masih Bisa Turun?
|
EditorAprillia Ika

(Baca: Sudah Siapkah Masyarakat Indonesia dengan Layanan "Digital Bank"?)

Perbankan pun harus sigap merespon tren tersebut dengan menghadirkan layanan digital untuk para nasabahnya.

Perbankan pun harus mengintrospeksi dirinya terkait pentingnya penggunaan kanal digital dalam layanan perbankan. Sebab, kalau tidak bisa mengejar tren ini, bank bisa saja ditinggalkan oleh nasabahnya.

"Bank juga harus berpikir, kalau tidak ada layanan itu (layanan perbankan digital), ya nanti ditinggalkan masyarakat," ungkap Mulya.

Data OJK menyebut, jumlah nasabah pengguna e-banking meningkat sebesar 270 persen dari 13,6 juta nasabah pada tahun 2012 menjadi 50,4 juta nasabah pada tahun 2016.

Adapun frekuensi transaksi pengguna e-banking meningkat 169 persen dari 150,8 juta transaksi pada tahun 2012 menjadi 405,4 juta transaksi pada tahun 2016.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.