Menko Darmin Ingin Mutiara Lombok "Go International"

Kompas.com - 11/02/2017, 14:15 WIB
Panorama Pantai Kuta, kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/6/2016). Kawasan pesisir Mandalika berpotensi menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus pariwisata yang dikembangkan untuk tujuan wisata unggulan Indonesia. Meski demikian, tantangan pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat lokal serta penataan kelestarian lingkungan dari dampak pembangunan perlu diperhatikan. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOPanorama Pantai Kuta, kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/6/2016). Kawasan pesisir Mandalika berpotensi menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus pariwisata yang dikembangkan untuk tujuan wisata unggulan Indonesia. Meski demikian, tantangan pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat lokal serta penataan kelestarian lingkungan dari dampak pembangunan perlu diperhatikan.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

MANDALIKA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meminta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat lebih serius mengembangkan mutiara Lombok. Salah satu usulan Darmin yaitu agar Pemda menggandeng sejumlah negara eropa. Sebab, Ia ingin hasil usaha khas Lombok itu bisa go internasional alias menembus pasar ekspor.

"Bikin kerja sama dengan negara lain. Kalau permata mungkin Belanda dan Italia," ujar Darmin saat memberikan arahan dalam kunjungan ke Mandalika, Lombok, Sabtu (11/2/2017).

Menurutnya kerja sama bisa dijalin dengan sejumlah kota di Eropa yang terkenal dengan industri perhiasannya. Termasuk mengajak sejumlah orang yang sudah berpengalaman untuk mengembangkan perhiasan dari mutiara Lombok.

Sejak lama, Lombok memang dikenal sebagai penghasil mutiara laut. Hal itu tidak terlepas dari budidaya kerang di pulau yang terletak di sebelah timur Bali itu.

Hanya, kilau mutiara Lombok mulai pudar seiring pengembangan yang seadanya. Oleh karena itu, Darmin mengingatkan bahwa industri mutiara Lombok harus tetap dikembangkan sebagai ciri khas Lombok.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X