Transaksi Kartu ATM dan Debit Rp 16,9 Triliun Sehari

Kompas.com - 19/02/2017, 17:14 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BANDUNG, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan jumlah rata-rata transaksi harian yang besar pada berbagai kanal sistem pembayaran.

Peningkatan rata-rata transaksi harian terjadi baik pada alat pembayaran ritel maupun kliring.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni V Panggabean menjelaskan, transaksi melalui sistem BI-RTGS rata-rata mencapai Rp 509,2 triliun per hari per Januari 2017. Angka ini tumbuh 19 persen secara tahunan.

Adapun transaksi Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (BI) tercatat mencapai Rp 14,2 triliun per hari per Januari 2017. Angka ini tumbuh 19 persen (yoy).

Transaksi ritel baik dengan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) maupun uang elektronik tercatat tumbuh 13,6 persen (yoy) per Desember 2016. Rinciannya adalah transaksi kartu ATM-Debit tumbuh 14,3 persen (yoy) menjadi Rp 16,9 triliun per hari.

Sementara itu, rata-rata transaksi harian kartu kredit mengalami penurunan sebesar 0,2 persen (yoy) menjadi Rp 680,7 miliar. Adapun rata-rata transaksi harian uang elektronik tumbuh 34,1 persen menjadi Rp 24,2 miliar.

"Transaksi kartu kredit turun sejak ada laporan untuk pajak, walaupun sudah dibatalkan tapi sepertinya masyarakat masih ada rasa takut," kata Eni pada acara Pelatihan Wartawan Ekonomi Bank Indonesia di Bandung, Sabtu (18/2/2017).

Di samping itu, penurunan transaksi kartu kredit juga menunjukkan kondisi perekonomian yang kurang kuat. Akan tetapi, hal ini juga sebenarnya bukan hal yang buruk.

"Ini tidak buruk, karena kalau transaksi ATM debit kita ada uangnya (menarik uang pribadi). Kartu kredit bisa digunakan untuk brigding (menalangi) sebelum gajian, asal digunakan dengan bijak," ungkap Eni.

Per Januari 2017, jumlah instrumen kartu ATM Debit yang ada di Indonesia mencapai 136,1 juta. Sementara itu, jumlah instrumen kartu kredit mencapai 17,4 juta dan uang elektronik ada 51,2 juta.

Adapun jumlah mesin ATM mencapai lebih dari 100.000 unit. Per Januari 2017, bank sentral melaporkan ada 113 penerbit kartu ATM Debit, 23 penerbit kartu kredit, dan 21 penerbit uang elektronik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X