Luhut Tegaskan Freeport Harus Divestasi Saham 51 Persen

Kompas.com - 06/03/2017, 18:09 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman Jakarta, Senin (27/2/2017).  Achmad FauziMenteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman Jakarta, Senin (27/2/2017). 
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menegaskan tetap mengharuskan PT Freeport Indonesia untuk melepas sahamnya atau divestasi sebesar 51 persen. 

Hal ini dinyatakan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat ditemui di di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Senin (6/3/2017). 

"Nggak kita tetap. Karena dari awal kontrakpun sudah begitu," ujar Luhut. 

Menurut Luhut, nantinya tidak ada lagi pihak yang bermain dalam proses divestasi saham Freeport tersebut. Sebab, proses divestasi akan dilaksanakan secara transparan. 

"Harus diketahui, indonesia ini sudah terlalu transparan dan makin terbuka. Jadi tidak bisa ada negosiasi," jelasnya. 

Luhut pun menuturkan, seharusnya permasalahan ini tidak perlu diributkan oleh masing-masing pihak. Karena, terang dia, masing-masing pihak akan mengalami kerugian jika terus meributkan permasalahan tersebut. 

"Jadi kita tidak usah terlalu ramailah, saya kira tidak ada orang yang mau ribut-ribut. Kan ribut semua rugi tidak ada yang untung, jadi kita mau selesaikan baik-baik," tandasnya. 

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2017 tentang perubahan keempat Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Dalam Peraturan tersebut, perusahaan pertambangan diwajibkan divestasi 51 persen secara bertahap selama sepuluh tahun. 

Kompas TV Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mengaku bakal kehilangan sekitar Rp 100 miliar per bulan, jika Freeport Indonesia berhenti ekspor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X