Sektor Pangan Hadapi Lima Tantangan Utama, Apa Saja?

Kompas.com - 31/03/2017, 15:58 WIB
|
EditorM Fajar Marta

SEMARANG, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) menyatakan, pencapaian inflasi yang rendah dan stabil adalah bagian dari upaya reformasi pangan untuk menjaga ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Saat ini, dinamika inflasi nasional masih banyak dipengaruhi gejolak harga pangan dan lebarnya kesenjangan harga pangan antar daerah.

“Langkah reformasi kebijakan pangan diperlukan untuk meningkatkan produksi dan mengoptimalkan pengelolaan pangan yang terintegrasi, konsisten, dan berkelanjutan,” ujar Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam Rapat Koordinasi BI, Pemerintah, dan Pemerintah Daerah di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/3/2017).

Agus memaparkan, ada lima tantangan utama yang harus diatasi dalam reformasi pangan terkait pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

Pertama, aspek peningkatan produksi dan pasokan, khususnya terkait dengan luas lahan, produktivitas, ketersediaan data, insentif bagi petani, dan kebijakan impor.

Kedua, aspek pemenuhan infrastruktur penunjang pertaian, terutama terkait pengairan. Adapun tantangan ketiga adalah aspek akses pembiayaan, karena masih lemahnya faktor kelembagaan petani.

“Keempat, aspek distribusi, logistik, dan tata niaga pangan. Terakhir, aspek efisiensi struktur pasar karena masih panjangnya rantai perdagangan komoditi pangan,” ujar Agus.

Oleh karena itu, dalam rakor antara bank sentral, pemerintah, dan pemerintah daerah menghasilkan beberapa pokok rekomendasi dan kesepakatan penting. Rekomendasi dan kesepakatan ini akan diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang konsisten dan sinergis.

Kebijakan itu antara lain mendorong peningkatan produksi dan pasokan pangan. Selanjutnya, memperkuat infrastruktur pertanian, mendorong peningkatan pembiayaan di sektor pertanian, dan mendorong peningkatan pembiayaan di sektor pertanian.

Selain itu meningkatkan distribusi, logistik, dan perbaikan tata niaga pangan. Terakhir adalah pembenahan struktur pasar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.