Kompas.com - 02/04/2017, 14:30 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) khususnya yang menyediakan program manfaat pasti (DPPK MP) terus menyusut sejak 2008.

Catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah DPPK MP pada 2008 mencapai 216 lembaga. Jumlah DPPK MP terus menurun di tahun-tahun berikutnya menjadi 210 lembaga (2009), 208 lembaga (2010), 204 lembaga (2011), 201 lembaga (2012), 198 lembaga (2013), 194 lembaga (2014), dan 190 lembaga (2015).

Deputi Direktur Pengawasan Dana Pensiun Program Pensiun Manfaat Pasti Otoritas Jasa Keuangan Nani Patria Damayanti menyampaikan, pada tahun lalu ada 12 DPPK MP yang mengajukan diri untuk dibubarkan, dan beralih ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

"Alasannya mereka tidak punya pengurus lagi. Sibuk masing-masing di perusahaan. Tidak ada lagi yang bisa mengelola. Ya, sudah kemudian dialihkan ke DPLK saja," kata Nani, dalam seminar Perkembangan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/4/2017).

Dengan demikian per 31 Desember 2016, jumlah DPPK MP tinggal 179 lembaga. Pada periode sama, jumlah DPPK iuran pasti (DPPK IP) ada sebanyak 44 lembaga, dan DPLK ada sebanyak 25 lembaga.

Nani mengungkapkan, kemungkinan pada tahun 2017 ini akan lebih banyak lagi DPPK yang bubar. Pasalnya, hingga kuartal I 2017 saja sudah ada lima DPPK yang mengajukan proses pembubaran.

Tetapi, OJK sendiri terus melakukan upaya persuasif agar pembubaran tidak terjadi. Saat ini total aset seluruh lembaga dapen mencapai Rp 244,46 triliun.

Pertumbuhan aset DPPK MP tercatat paling rendah hanya 10,47 persen, dibandingkan DPPK IP yang sebanyak 21,36 persen, dan DPLK yang mencapai 39,06 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Booster Jadi Syarat Masuk Mal, APPBI Dukung Asalkan Pandemi Cepat Berlalu

Vaksin Booster Jadi Syarat Masuk Mal, APPBI Dukung Asalkan Pandemi Cepat Berlalu

Whats New
IHSG Turun 1,1 Persen, Rupiah Kian Melemah Jadi Rp 15.026 Per Dollar AS

IHSG Turun 1,1 Persen, Rupiah Kian Melemah Jadi Rp 15.026 Per Dollar AS

Whats New
Kemendag Mulai Pasarkan 5.000 Liter Minyakita Rp 14.000 Per Liter Hari Ini

Kemendag Mulai Pasarkan 5.000 Liter Minyakita Rp 14.000 Per Liter Hari Ini

Whats New
Health Insurtech Rey Rilis Asuransi Berbasis Membership, Harga Mulai Rp 35.000 Per Bulan

Health Insurtech Rey Rilis Asuransi Berbasis Membership, Harga Mulai Rp 35.000 Per Bulan

Whats New
Mendag Zulhas: Minyakita Sudah Ada Izin Edarnya, Siapa Saja Bisa Beli

Mendag Zulhas: Minyakita Sudah Ada Izin Edarnya, Siapa Saja Bisa Beli

Whats New
Kemenaker Minta Pengawas Ketenagakerjaan Berbenah Diri dan Dukung Iklim Investasi

Kemenaker Minta Pengawas Ketenagakerjaan Berbenah Diri dan Dukung Iklim Investasi

Whats New
ITDC Optimis Pembangunan Tahap 1 Tana Mori Berjalan Sesuai Target

ITDC Optimis Pembangunan Tahap 1 Tana Mori Berjalan Sesuai Target

Rilis
Lelang 7 Seri SUN, Pemerintah Kantongi Rp 13,8 Triliun

Lelang 7 Seri SUN, Pemerintah Kantongi Rp 13,8 Triliun

Whats New
Bapanas Jamin Pasokan Pangan Aman Jelang Idul Adha

Bapanas Jamin Pasokan Pangan Aman Jelang Idul Adha

Whats New
Punya Konsultan Penyehatan Keuangan Baru, Wanaartha Life Lanjutkan Penjajakan Investor

Punya Konsultan Penyehatan Keuangan Baru, Wanaartha Life Lanjutkan Penjajakan Investor

Whats New
Cara Tarik Tunai Mandiri di Indomaret, Cek Syarat dan Biaya Adminnya

Cara Tarik Tunai Mandiri di Indomaret, Cek Syarat dan Biaya Adminnya

Spend Smart
Kemenkeu Sudah Cairkan Rp 23 Triliun Buat Gaji ke-13 PNS hingga Pensiunan

Kemenkeu Sudah Cairkan Rp 23 Triliun Buat Gaji ke-13 PNS hingga Pensiunan

Whats New
Mau Tukar Dollar AS Hari Ini? Cek Dulu Kurs Rupiah di BRI hingga CIMB Niaga

Mau Tukar Dollar AS Hari Ini? Cek Dulu Kurs Rupiah di BRI hingga CIMB Niaga

Spend Smart
PM Sri Lanka: Negara Sudah Bangkrut, Inilah Kenyataannya

PM Sri Lanka: Negara Sudah Bangkrut, Inilah Kenyataannya

Whats New
IHSG Melemah, Rupiah Tembus Rp 15.000 per Dollar AS

IHSG Melemah, Rupiah Tembus Rp 15.000 per Dollar AS

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.