Menperin Berharap Investasi AS di Indonesia Tak Hanya Migas

Kompas.com - 21/04/2017, 13:30 WIB
Menperin Airlangga Hartarto saat acara Indonesia Summit 2017 di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (20/4/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMenperin Airlangga Hartarto saat acara Indonesia Summit 2017 di Hotel Shangrila Jakarta, Kamis (20/4/2017).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto berharap investasi Amerika Serikat (AS) di Indonesia tak hanya ditanamkan pada sektor minyak dan gas.

“Kami harap ke depannya, Amerika Serikat dapat berinvestasi juga di sektor-sektor lain, selain migas,” papar Airlangga usai acara Indonesia Summit 2017 di Shangri-La Hotel, Jakarta.

Menanggapi tentang kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Michael Richard Pence ke Indonesia untuk menemui Presiden Joko Widodo, Menperin Airlangga berharap hubungan bilateral khususnya di sektor perekonomian dapat terus diperkuat, termasuk kegiatan ekspor Indonesia ke AS.

Termasuk, lanjut Airlangga, kunjungan kenegaraan tersebut bisa lebih meningkatkan kerja sama dan investasi di sektor industri.

"Selama ini neraca dagang kita dengan AS positif. Kami mendorong mereka agar tertarik berinvestasi di sektor industri pembangkit listrik, kemudian industri digital, dan industri consumer product," sebutnya. 

Menurutnya, sektor-sektor yang cukup berkembang di Indonesia itu merupakan peluang bagi AS meningkatkan investasinya di Indonesia.

Di sisi lain, Indonesia masih membutuhkan transfer teknologi dari negeri Paman Sam tersebut. “Kami juga mendorong bahwa apa yang diproduksi di Indonesia tidak diproduksi di AS, dalam arti complimentary. Ekspor kita ke AS banyak di tekstil dan sepatu,” tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X