Kredit Bermasalah Bank Mandiri per Kuartal I 2017 sebesar 3,98 Persen

Kompas.com - 25/04/2017, 19:23 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo  saat ditemui usai Ajang Penganugerah Wirausaha Muda Mandiri di Bogor, Sabtu (10/3/2017).  KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIDirektur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo saat ditemui usai Ajang Penganugerah Wirausaha Muda Mandiri di Bogor, Sabtu (10/3/2017). 
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melaporkan penyaluran kredit sepanjang kuartal I 2017 mencapai Rp 656,211 triliun. Angka tersebut meningkat 14,2 persen dibandingkan Rp 574,704 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Meskipun demikian, pertumbuhan kredit tersebut dibarengi pula dengan peningkatan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL).

Bank Mandiri melaporkan, rasio NPL gross pada kuartal I 2017 mencapai 3,98 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan 3,18 persen pada kuartal I 2016. Namun demikian, rasio NPL Bank Mandiri pada kuartal I 2017 lebih rendah dibandingkan pada kuartal IV 2016 yang tercatat sebesar 4 persen.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menyatakan, secara tahunan, rasio NPL gross meningkat sebesar 80 basis poin. Meskipun begitu, nilainya relatif membaik apabila dibandingkan dengan posisi pada Desember 2016.

Kartika menjelaskan, kenaikan rasio NPL disebabkan melebarnya sektor penyebab kredit macet. Awalnya, rasio NPL disebabkan sektor terkait pertambangan, namun belakangan sektornya menjadi sedikit beragam.

"Awalnya NPL terkait seperti kontraktor pertambangan. Akan tetapi, belakangan sektornya melebar, seperti misalnya perusahaan air minum," kata Kartika dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (25/4/2017).

Namun begitu, Kartika meyakini rasio NPL sudah mencapai puncaknya, yakni ketika NPL mencapai angka 4 persen. Ke depan, rasio NPL ditargetkan akan turun secara perlahan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bank Mandiri, imbuh Kartika, menargetkan rasio NPL dapat bergerak turun hingga akhir tahun 2017. Diharapkan, rasio NPL gross dapat turun hingga di bawah 3,5 persen.

"Kami merasa peningkatan NPL sudah mencapai peak (puncak). Di kuartal-kuartal berikutnya harapannya turun, diharapkan pada kuartal II, III, dan IV terjadi penurunan NPL secara signifikan," tutur Kartika.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Limit Kartu Kredit Petinggi Pertamina Rp 30 Miliar | Polri Buka 1.035 Formasi CPNS

[POPULER MONEY] Limit Kartu Kredit Petinggi Pertamina Rp 30 Miliar | Polri Buka 1.035 Formasi CPNS

Whats New
Profil Adelin Lis, Pengusaha Kayu Buronan Kakap Kasus Pembalakan Liar

Profil Adelin Lis, Pengusaha Kayu Buronan Kakap Kasus Pembalakan Liar

Whats New
Komisi VII DPR Sarankan Investigasi Menyeluruh Terkait Kebakaran Kilang, Bukan Asal Pecat

Komisi VII DPR Sarankan Investigasi Menyeluruh Terkait Kebakaran Kilang, Bukan Asal Pecat

Rilis
Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

Work Smart
Cara Cek BPJS Kesehatan: Tagihan hingga Tarif Terbaru

Cara Cek BPJS Kesehatan: Tagihan hingga Tarif Terbaru

Whats New
Call Center BPJS Kesehatan Terbaru, Bisa Diakses 24 Jam

Call Center BPJS Kesehatan Terbaru, Bisa Diakses 24 Jam

Work Smart
APSD Gandeng Ritase Dorong Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

APSD Gandeng Ritase Dorong Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Whats New
Waspada, Ini Ciri-Ciri Entitas Kripto Bodong

Waspada, Ini Ciri-Ciri Entitas Kripto Bodong

Whats New
Animo Masyarakat Terhadap Aset Kripto Naik 50 Persen Hingga Akhir Mei 2021

Animo Masyarakat Terhadap Aset Kripto Naik 50 Persen Hingga Akhir Mei 2021

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Danau Kelimutu | Pesona Kuil Shinto 1000 Torii | Menjelajah Kota Alexandria

[TREN WISATA KOMPASIANA] Danau Kelimutu | Pesona Kuil Shinto 1000 Torii | Menjelajah Kota Alexandria

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

Rilis
Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Spend Smart
Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Work Smart
[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

Rilis
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X