Rencana Pemangkasan Pajak Belum Jelas, Wall Street Ditutup Turun Tipis

Kompas.com - 27/04/2017, 07:14 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

NEW YORK, KOMPAS.com - Saham- saham di bursa AS ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis (27/4/2017).

Investor melakukan aksi jual yang dipicu oleh ketidakpastian rencana Presiden Trump memangkas pajak perusahaan.

Kebijakan yang akan diterapkan Trump tersebut akan mengurangi persentase pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan serta repatriasi keuntungan dari bisnis di luar negeri. Namun sejauh ini belum ada kejelasan mengenai bagaimana rencana itu dijalankan tanpa harus memunculkan defisit anggaran pemerintah.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 21,03 poin atau 0,1 persen menjadi 20.975,09. Sementara itu indeks S&P 500 kehilangan 1,16 poin atau 0,05 persen ke level 2.387,45 dan indeks Nasdaq melemah 0,27 poin menjadi 6.025,23.

"Investor ingin memahami lebih jauh tentang pajak ini, dan sayangnya sampai saat ini belum ada detailnya," ujar David Lefkowitz, senior equity strategist pada UBS Wealth Management Americas, New York sebagaimana dikutip dari Reuters.

Harapan mengenai pemangkasan pajak korporat selama ini menjadi "bahan bakar" menguatnya saham-saham di bursa AS sejak Presiden Trump terpilih pada November.

Namun demikian, bursa AS melemah dalam beberapa pekan terakhir setelah pemerintah AS gagal meyakinkan DPR dan senat AS terkait sejumlah rencana pemerintah negara tersebut.



Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X