Pansel Calon Pimpinan OJK Dikritik, Ini Kata Sri Mulyani

Kompas.com - 01/06/2017, 04:00 WIB
Konferensi Pers Pasel Pimpinan OJK di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (13/3/2017) Kompas.com/YOGA SUKMANAKonferensi Pers Pasel Pimpinan OJK di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (13/3/2017)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pihak, termasuk Anggota Komisi XI DPR mengkritik Pansel pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari 14 nama yang disodorkan ke DPR, sebagian besar merupakan birokrat.

(Baca: Ini Kriteria Calon Pimpinan OJK Versi DPR)

Menteri Keuangan sekaligus Ketua Pansel pimpinan OJK, Sri Mulyani menanggapi santai kritikan itu. Menurutnya, 14 nama calon pimpinan OJK yang disodorkan ke DPR adalah pilihan terbaik yang ada saat ini.

"Jadi itu adalah hasil yang oleh Pansel dianggap terbaik yang bisa kita peroleh, sesuai dengan kompetensi dan memiliki tingkat integritas dan leadership yang cukup untuk menjaga sektor keuangan yang begitu penting saat ini," kata Sri Mulyani usai rapat tertutup dengan Komisi XI, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Pansel tutur Ani menilai sektor keuangan adalah sektor penting untuk menunjang perekonomian Indonesia, menciptakan kesempatan kerja, dan membangun kepercayaan. Oleh karena itu, Pansel memilih calon pimpinan OJK yang terbaik.

Selain itu, Sri Mulyani juga menegaskan bahwa pemilihan calon pimpinan OJK sudah sesuai dengan aturan di dalam undang-undang.

Berikut nama-nama yang akan melanjutkan proses seleksi ke uji kelayakan dan kepatutan di DPR:

Calon Ketua merangkap Anggota:

1. Wimboh Santoso

2. Sigit Pramono

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X