JNE Akan Carter Pesawat untuk Antispasi Lonjakan Pengiriman Barang

Kompas.com - 14/06/2017, 07:00 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) perusahaan jasa ekspedisi akan menyewa pesawat kargo untuk mengangkut barang-barang yang dikirimkan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan pengiriman barang saat bulan Ramadhan. 

Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi mengatakan, pada Ramadhan maskapai komersial lebih memilih mengangkut bagasi penumpang. Sehingga, sewa pesawat menjadi solusi perusahaan untuk antarkan barang pelanggan. 

"Kebanyakan kami menggunakan commercial flight, pada saat komersil overload, maka tidak menutup kemungkinan kami akan carter pesawat, untuk membawa kiriman kami," ujar Feriadi di Jakarta, Selasa (13/6/2017). 

Feriadi menuturkan, perkiraan lonjakan arus pengirman barang pada H-7. Menurut dia, pada hari Lebaran perusaan tetap melayani pengiriman barang dari masyarakat. 

"Operasional kami jalan terus. Lebaran pun terus jalan. Kami juga puncaknya berdasarkan pengalaman biasanya di H-7. Dan mulai slowing down pada H-3 dan mulai meningkat lagi H+4," jelas dia. 

Dalam hal ini, tambah Feriadi, perusahaan juga menambah 15.000 sumber daya manusia (SDM) untuk melayani pengiriman pada bulan Ramadhan. Selain itu, perusahaan juga menambah 1.500 unit kendaraan untuk dioperasionakan pada bulan Ramadhan. 

"Jadi kami ada 55.000 karyawan dan 8.500 armada untuk layani pengiriman pada bulan Ramadhan. Sehingga JNE siap memenuhi pelanggan, terutama kebutuhan pengiriman paket," pungkas dia. 

Sebelumnya, JNE menargetkan dapat melayani pengiriman 20 juta barang pada bulan Ramadhan dan Lebaran 2017. Jumlah ini naik 40 persen dari rata-rata pengiriman barang per bulan sebannyak 16 juta barang.

(Baca: "E-commerce" Dongkrak Pengiriman Barang JNE selama Momen Lebaran 2017)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

Whats New
Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

Earn Smart
Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

Whats New
Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

Whats New
Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam 'Leader's Declaration' G20

Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam "Leader's Declaration" G20

Whats New
Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

Rilis
Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

Whats New
Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

Smartpreneur
Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

Whats New
APBN Juli 2022 Tercatat Surplus Rp 106,1 Triliun

APBN Juli 2022 Tercatat Surplus Rp 106,1 Triliun

Whats New
Mendag Zulhas Optimistis Harga TBS Sawit Naik Akhir Agustus 2022

Mendag Zulhas Optimistis Harga TBS Sawit Naik Akhir Agustus 2022

Whats New
Mau Ajukan Kredit? Pahami Dulu Kondisi Keuangan Anda

Mau Ajukan Kredit? Pahami Dulu Kondisi Keuangan Anda

Whats New
Ini yang Dilakukan Tokopedia untuk Dorong UMKM lewat Pemanfaatan Teknologi

Ini yang Dilakukan Tokopedia untuk Dorong UMKM lewat Pemanfaatan Teknologi

Whats New
Cerita Komang Kirtania, Lestarikan Wayang Kamasan hingga Raup Omzet Rp 20 Juta

Cerita Komang Kirtania, Lestarikan Wayang Kamasan hingga Raup Omzet Rp 20 Juta

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.