Masih Euforia Pemilu, Ini Rekomendasi Saham untuk "Profit Taking"

Kompas.com - 21/04/2019, 14:29 WIB
Ilustrasi bursa ThinkstockIlustrasi bursa

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilihan umum 2019 telah rampung diselenggarakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat hingga level 6.568 pada awal perdagangan, Kamis (18/4) lalu. Meski begitu, ketika ketika pasar ditutup pada sore hari, IHSG kembali membumi di level 6.507.

Euforia pasar yang terjadi saat itu dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Termasuk salah satunya oleh para investor yang mengoleksi saham-saham dengan price equity ratio (PER) tinggi. Para pelaku pasar dapat melakukan aksi ambil untung (profit taking) di tengah euforia pasar tersebut.

Mengutip Kontan.co.id, Minggu (21/4/2019), analis Senior Anugerah Sekuritas Indonesia Bertoni Rio misalnya mengatakan, bahwa aksi profit taking bisa saja dimanfaatkan bagi para investor di tengah euforia seperti pasca pemilihan umum ini.

"Euforia dan profit taking hal biasa. Gap IHSG pada pembukaan pasca-pemilu kemarin sudah di atas, sehingga investor yang akan beli pasti dengan harga tinggi. Dan yang sudah punya, lepas saja mumpung (harganya tinggi)," kata Bertoni, Kamis (20/4/2019).

Bertoni bilang ada beberapa saham dari berbagai sektor yang bisa dilepas untuk mendatangkan cuan dengan memanfaatkan momentum. Bertoni secara khusus menyoroti saham-saham dari sektor perbankan, konstruksi dan infrastruktur.

Dia punya alasan mengapa sektor-sektor itu cukup prospektif bagi para investor yang ingin melakukan aksi profit taking. Menurutnya, sektor konstruksi dan infrastruktur adalah sektor-sektor yang bisa dibilang terdampak secara langsung pasca hasil hitung cepat menunjukkan keunggulan pasangan Joko Widodo-Maaruf Amin.

“Pasar melihat kebijakan pemerintah ke depan masih akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur sehingga emiten konstruksi dan infrastruktur berpotensi menuai kinerja bagus,” jelasnya.

Bertoni menganjurkan beberapa saham seperti WSKT, anggota indeks Kompas100, dengan PER 7,40 kali dan target price di level 2220. PTPP, anggota indeks Kompas100, dengan PER 10,29x dengan target price 2600. WEGE dengan PER 9,26x dan target price 440. WIKA, anggota indeks Kompas100, dengan PER 12,54 kali dan target price 2500.

Lalu ADHI, anggota indeks Kompas100,dengan PER 9,94 kali dan target price 1900. WTON, anggota indeks Kompas100,dengan PER 11,34 kali dan target price 670. serta JSMR, anggota indeks Kompas100, dengan PER 19,97 kali dan target price 6200.

Meski begitu Bertoni menilai euforia tersebut tidak akan bertahan lama. Hal ini lantaran setelah ini, pasar akan kembali memberikan perhatian pada sentimen laporan keuangan kuartal I tahun 2019 pada masing-masing emiten.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber KONTAN

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X