Ramadhan, Inflasi Diperkirakan Bisa Melonjak ke 3,4 Persen

Kompas.com - 31/05/2019, 10:11 WIB
Pasar Tanah Abang Kembali Buka, Pembeli Masih Sepi KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARIPasar Tanah Abang Kembali Buka, Pembeli Masih Sepi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bahana Sekuritas memerkirakan inflasi akan berkisar 3,1 sampai 3,4 persen saat Ramadhan, atau setidaknya yang tertinggi dalam 5 bulan belakangan.

Hal ini disebabkan karena melonjaknya harga pangan dan banyaknya permintaan setiap bulan Ramadhan yang fluktuatif.

"Sebagian besar lonjakan tingkat harga harus dikaitkan dengan faktor musiman, karena bulan Ramadhan secara historis diikuti oleh kenaikan harga pangan yang fluktuatif," kata analis Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro dalam siaran pers, Jumat (31/5/2019).

Kendati naik dibanding 5 bulan terakhir, Satria mengatakan proyeksi inflasi bulan Ramadhan tahun 2019 merupakan yang terendah dibanding Ramadhan tahun sebelumnya.

Baca juga: Inflasi Venezuela Sepanjang 2018 Dilaporkan Capai 1,7 Juta Persen

Berdasarkan data Bahana Sekuritas, Consumer Price Index (CPI) pernah mencapai 12,14 persen tahun 2018, 8,18 persen tahun 2013, dan 7,26 persen tahun 2015.

Satria pun memproyeksi Indeks Harga Konsumen (IHK) kemungkinan akan berada di kisaran atas karena beberapa sebab. Seperti harga tiket pesawat yang tidak bersahabat sehingga mempengaruhi biaya transportasi mudik.

Lonjakan tiket pesawat ini juga dapat meningkatkan permintaan moda transportasi lain, seperti bus, kapal, dan kereta api.

"Peningkatan permintaan ini akan meningkatkan harga bus, kapal, dan kereta api yang pada akhirnya mengarah pada kenaikan harga yang diatur," papar Satria.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X