Menhub: Maskapai Ingin Berikan Diskon 7 Hari Seminggu

Kompas.com - 23/07/2019, 18:14 WIB
Ilustrasi: Sejumlah maskapai nasional terparkir di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan Kalimantan Timur KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoIlustrasi: Sejumlah maskapai nasional terparkir di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan Kalimantan Timur

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa maskapai ingin memberikan diskon lebih banyak.

Hal itu diungkapkan Menhub usai rapat koordinasi evaluasi tiket pesawat yang digelar di Kantor Kemenko Perekonomian kemarin.

"Justru dari maskapai ingin memberikan diskon yang lebih banyak," ujarnya di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

"Jadi tidak dengan tiga hari (seperti kesepakatan bersama dengan pemerintah) tetapi tujuh hari (seminggu)," sambung dia.

Baca: Mau Beli Tiket Lion Air? 24 Juli Ada Diskon hingga 50 Persen

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu mengatakan, maskapai juga menyampaikan usulan agar industri penerbangan diberikan insetif oleh pemerintah.

Insentif tersebut berupa insetif fiskal atau pemangkasan pajak-pajak yang selama ini dinilai menjadi salah satu beban maskapai.

"Juga usulan aturan, macam-macam dan itu tidak bisa diputuskan kemarin. Kami (pemerintah) membutuhkan waktu kira-kira satu bulan," kata dia.

Sebelumnya pemilik sekaligis pendiri Lion Air Rusdi Kirana mengungkapkan bahwa ada keinginan memperluas pemberian diskon kepada penumpang pesawat maskapai LCC.

Berdasarkan kesepakatan bersama, maskapai LCC memberikan diskon harga tiket untuk penerbangan setiap Selasa, Kamis dan Sabtu, tepatnya pada pukul 10.00-14.00 waktu setempat.

Namun dalam rapat di Kantor Kemenko Perekomian kemarin, muncul usulan agar maskapai bisa memberikan diskon setiap hari.

Ia pun menyebutkan bahwa pemerintah akan menyediakan insentif fiskal sehingga maskapai bisa lebih efisien dari sisi biaya operasional.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X