Perusahaan Asing Kelola Bandara Indonesia, Ini Tanggapan AP II

Kompas.com - 10/10/2019, 07:11 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (9/10/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (9/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah investor asing berminat mengelola bandara- bandara yang berada di Indonesia.

Menanggapi fenomena tersebut, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin mengaku tak takut bersaing dengan perusahaan asing dalam pengelolaan bandara.

“Biasa aja , memang harus sudah begitu. Saya rasa di situ pola kompetisi terjadi bagaimana membawa kebaikan di masing-masing layanan di bandara,” ujar Awaluddin di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (9/10/2019).

Awal menambahkan, dengan adanya kompetisi dengan operator asing akan membuat pengelola-pengelola bandara nasional terus memperbaiki layanananya. Hal tersebut akan memberikan dampak positif bagi penumpang bandara.

Baca juga: Bandara Labuan Bajo Akan Dikelola Singapura?

“Memang kan eranya era kompetisi. Dibmasa depan itu menurut saya eranya bukan di infrastructur competititon tapi di service base competition. Jadi even anda punya infrastruktur bagus, tapi kalau service Anda lemah, Anda juga tidak akan diterima pelanggan,” kata Awal.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia akan bekerja sama dengan Singapura di sektor transportasi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, inisiatif Indonesia untuk melakukan kerja sama pendanaan proyek infrastruktur transportasi dengan Singapura seperti proyek Kereta Api (KA) Makassar-Parepare dan Bandara Labuan Bajo.

Nantinya, kerja sama itu melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

“Berkaitan dengan Bandara Labuan Bajo, memang sedang dilakukan finalisasi kerja sama dengan Changi Singapura. Jika ini berhasil, maka ini menjadi satu hal yang baik dan diharapkan semakin meningkatkan pelayanan bandara di daerah yang menjadi destinasi wisata prioritas yang tengah dikembangkan pemerintah,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Investor China hingga Perancis Minat Garap Bandara Singkawang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X