Ini Alasan “Orang-orang Lama” Masih Ada di Jajaran Direksi Garuda

Kompas.com - 24/01/2020, 19:07 WIB
Direktur Utama Irfan Setiaputra dan Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama Irfan Setiaputra dan Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, dirinya masih memerlukan "orang-orang lama" di jajaran direksi maskapai plat merah itu.

Atas dasar itu saat ini masih ada nama Fuad Rizal, Aryaperwira Adileksana dan Tumpal Manumpak Hutapea di jajaran direksi Garuda Indonesia yang baru.

“Kami berkomitmen semaksimal mungkin, isi direksi ada orang internal (Garuda Indonesia). Kalau orang luar semua nanti mematikan motivasi,” ujar Irfan di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Irfan mengaku tak ingin terlalu memikirkan permasalahan lampau yang sempat mendera Garuda Indonesia.

Baca juga: 3 Wejangan Menhub ke Bos Baru Garuda Agar Harga Tiket Pesawat Murah

Dia hanya berfokus untuk meningkatkan citra dan kinerja maskapai kebanggan Indonesia itu lebih baik lagi ke depannya.

“Masa lalu seharusnya kita enggak lihat. Presiden Direktur harus lihat ke depan. Kalau sering lihat ke belakang (nanti) jatuh, yang belakang (biarkan) urusan yang belakang,” kata Irfan.

Sebelumnya, Irfan Setiaputra resmi ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Dia ditunjuk untuk menggantikan Ari Askhara.

Selain posisi direktur utama, jajaran direksi Garuda Indonesia juga mengalami perombakan.

Pertama, para pemegang saham Garuda Indonesia menunjuk Dony Oskaria menjadi wakil direktur utama.

Kedua, Fuad Rizal ditunjuk menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Sebelumnya, Fuad sempat ditunjuk menjadi pelaksana tugas Dirut Garuda Indonesia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X