Tahun Ini Garuda Tak Angkut Jemaah Haji, Ini Respons Kementerian BUMN

Kompas.com - 02/06/2020, 13:52 WIB
Seorang petugas membawa jemaah haji kloter pertama memakai kursi roda setibanya di Bandara International Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (7/9). Sebanyak 392 jemaah haji kloter pertama debarkasi Padang yang terdiri dari 158 pria dan 229 wanita tiba di Bandara International Minangkabau. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/aww/17. ANTARA FOTO/Muhammad Arif PribadiSeorang petugas membawa jemaah haji kloter pertama memakai kursi roda setibanya di Bandara International Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (7/9). Sebanyak 392 jemaah haji kloter pertama debarkasi Padang yang terdiri dari 158 pria dan 229 wanita tiba di Bandara International Minangkabau. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/aww/17.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan membatalkan pemberangkatan ibadah haji tahun 2020 akibat pandemi Covid-19.

Keputusan ini turut berdampak kepada maskapai yang biasa melayani penerbangan tersebut. Tak terkecuali bagi maskapai Garuda Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, hal tersebut merupakan konsekuensi yang harus diterima Garuda Indonesia.

Baca juga: Beredar Kabar Sejumlah Pilot Di-PHK, Ini Penjelasan Garuda Indonesia

“Ya itu kan konsekuensi-konsekuensilah. Semua negara yang punya penerbangan haji juga mengalami,” ujar Arya saat teleconference dengan wartawan, Selasa (2/6/2020).

Pada penerbangan haji tahun 2019/1440 H lalu, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 111.071 jemaah yang tergabung dalam 284 kelompok terbang (kloter) dari 9 embarkasi haji.

Kesembilan embarkasi ini, yaitu Banda Aceh (4.711 jemaah), embarkasi Medan (8.641 jemaah), embarkasi Padang (7.035 jemaah), embarkasi Jakarta (19.650 jemaah), embarkasi Solo (34.882 jemaah), embarkasi Balikpapan (6.825 jemaah), embarkasi Makassar (18.190 jemaah), dan embarkasi Lombok (4.967 jemaah).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Kementerian Agama memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2020.

Keputusan tersebut diambil mengingat pandemi Covid-19 masih melanda hampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

"Pihak Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara mana pun.

Akibatnya, pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan, utamanya dalam pelayanan dan perlindungan jemaah," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/6/2020).

"Berdasarkan kenyataan tersebut, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah ini," lanjutnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Obligor BLBI Temui Satgas, Ada Perwakilan Keluarga Bakrie

6 Obligor BLBI Temui Satgas, Ada Perwakilan Keluarga Bakrie

Whats New
Mendag Lutfi Minta Seluruh Pedagang di Pasar Rakyat Divaksin Covid-19

Mendag Lutfi Minta Seluruh Pedagang di Pasar Rakyat Divaksin Covid-19

Whats New
Saat Jokowi Janji Beli Kembali Indosat di Pilpres 2014

Saat Jokowi Janji Beli Kembali Indosat di Pilpres 2014

Whats New
Mendag Lutfi Minta Pedagang Pasar Manfaatkan Platform Digital

Mendag Lutfi Minta Pedagang Pasar Manfaatkan Platform Digital

Whats New
Milenial Jangan Buang Waktu, Susi Pudjiastuti Sarankan Bangun Bisnis Saat Pandemi

Milenial Jangan Buang Waktu, Susi Pudjiastuti Sarankan Bangun Bisnis Saat Pandemi

Smartpreneur
Perkuat Layanan Digital, Bank Banten Gandeng FDS Gunakan Amazon Web Services

Perkuat Layanan Digital, Bank Banten Gandeng FDS Gunakan Amazon Web Services

Whats New
Mendag: Nilai Ekspor RI pada Agustus 2021 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Mendag: Nilai Ekspor RI pada Agustus 2021 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Whats New
BEI Respons Potensi Blibli Lakukan Backdoor Listing di Bursa

BEI Respons Potensi Blibli Lakukan Backdoor Listing di Bursa

Whats New
Rupiah dan IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Asing Borong TLKM, AGRO, dan BFIN

Rupiah dan IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Asing Borong TLKM, AGRO, dan BFIN

Whats New
Siasati Pandemi, Watsons Tetap Ekspansi dengan Konsep Ini

Siasati Pandemi, Watsons Tetap Ekspansi dengan Konsep Ini

Whats New
Menteri Investasi: Negara Tetangga Tak Ingin RI Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik

Menteri Investasi: Negara Tetangga Tak Ingin RI Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik

Whats New
Mendag Lutfi: Harga dan Stok Bahan Pokok di Masa PPKM Terkendali dan Stabil

Mendag Lutfi: Harga dan Stok Bahan Pokok di Masa PPKM Terkendali dan Stabil

Whats New
Targetkan Pertumbuhan Bisnis Kartu Kredit 7 Persen, Bank Mandiri Andalkan Transaksi E-commerce

Targetkan Pertumbuhan Bisnis Kartu Kredit 7 Persen, Bank Mandiri Andalkan Transaksi E-commerce

Whats New
PT PAL Dapat Lisensi Bikin Kapal Perang Canggih dari Inggris

PT PAL Dapat Lisensi Bikin Kapal Perang Canggih dari Inggris

Whats New
Begini Strategi Watson Bertahan di Tengah Pandemi

Begini Strategi Watson Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.