Harga Gula Belum Juga Turun, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 09/06/2020, 12:46 WIB
Pedagang gula pasir di Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya mengeluhkan harga mahal dan stok mulai sulit sementara penjualannya dibatasi harga eceran tertinggi (HET), Jumat (13/3/2020) pagi. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPedagang gula pasir di Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya mengeluhkan harga mahal dan stok mulai sulit sementara penjualannya dibatasi harga eceran tertinggi (HET), Jumat (13/3/2020) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga gula masih saja tinggi di pasaran meskipun pemerintah telah membuka keran impor. Hal ini dipicu masalah distribusi.

Kondisi pasca lebaran membuat angkutan distribusi belum beroperasi maksimal. Selain itu, sejumlah daerah juga masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Proses distribusi gula pasir masih belum optimal dilakukan," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto kepada Kontan.co.id, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Holding BUMN Perkebunan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Gula

Suhanto bilang, Kemendag berupaya untuk memenuhi stok gula di seluruh daerah. Baik melalui pasar tradisional maupun pemenuhan stok bagi ritel modern.

Pemenuhan stok diharaokan dapat membuat harga kembali sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 12.500 per kilogram (kg). Suhanto bilang saat ini harga telah berangsur turun.

Berdasarkan data Kemendag, harga rata-rata nasional gula pasir per 5 Juni 2020 sebesar Rp 15.400 per kg. Angka tersebut turun 12,99 persen dari bulan sebelumnya Rp 17.700 per kg.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemantauan harga di 56 pasar dari total 223 pasar diklaim sudah berkisar antara Rp 12.500 hingga Rp 14.500 per kg. Angka tersebut memperlihatkan 12 pasar di antaranya sudah sesuai HET Rp 12.500 per kg.

Baca juga: Operasi Pasar, Pemerintah Pasok 16 Ton Gula

"Kami bersama-sama seluruh stakeholder terkait masih terus melakukan koordinasi untuk memperlancar proses distribusi gula dan diharapkan upaya ini dapat lebih cepat menurunkan harga gula pasir mencapai HET yang ditetapkan," jelas Suhanto.

Sementara itu berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Startegis yang diakses pada hari ini pukul 10.35 WIB harga gula pasir lokal sebesar Rp 16.200 per kg. Sementara harga gula pasir kualitas premium sebesar Rp 17.650 per kg. (Abdul Basith Bardan)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Harga gula belum juga turun, ini pemicunya



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X