Sejak Syarat Perjalanan Dilonggarkan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Catat Peningkatan Penumpang Pesawat

Kompas.com - 16/03/2022, 08:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mencatat adanya peningkatan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, sejak pelonggaran perjalanan diberlakukan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto mengatakan, sejak dibukanya pintu masuk ke Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 7 Maret 2022, telah terjadi peningkatan kedatangan internasional dan domestik.

“Peningkatan jumlah kedatangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai disebabkan oleh pelonggaran persyaratan menuju Bali, yaitu Visa on Arrival, penambahan rute penerbangan serta diberlakukannya kebijakan relaksasi karantina," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (16/3/2022).

Baca juga: Kelangkaan Minyak Goreng Diharapkan Tidak Terjadi Lagi di Bulan Ramadhan

Dengan adanya pelonggaran perjalanan tersebut, secara umum Bandara I Gusti Ngurah Rai telah siap menerima kedatangan internasional baik dari sisi fasilitas maupun kapasitas.

Alur kedatangan internasional mencakup beberapa tahapan mulai dari pemeriksaan dokumen kesehatan dan keimigrasian.

Selain itu, untuk menghindari kerumunan pada saat pengisian Electronic Costum Declaration (EDC), maka area Bea Cukai akan memperluas cakupan wi-finya.

Dia mengingatkan, peningkatan jumlah kedatangan internasional harus sejalan dengan penerapan protokol kesehatan yang berlaku, baik pada saat pre-flight, in-flight dan post flight. Sehingga masing-masing stakeholder penerbangan harus mengawasi dan melakukan pengecekan pelaksanaannya di bandara.

"Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) Warga Negara Asing/WNA, agar menyiapkan persyaratan kartu vaksin Covid-19 dosis kedua, hasil negatif tes RT-PCR di negara asal, mengunduh Aplikasi PeduliLindungi dan e-HAC Indonesia, bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran paket wisata/penginapan minimal 4 hari di Bali, visa kunjungan atau izin masuk sesuai ketentuan peraturan perundangan, dan bukti kepemilikan asuransi kesehatan minimal 20.000 SGD," kata dia.

Baca juga: OJK Punya Banyak PR di Industri Keuangan Non Bank

Untuk mengantisipasi peningkatan terhadap antrian wisatawan dari 23 negara Visa on Arrival yang masuk ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, maka akan disiapkan hotel bersertifikasi Cleaning, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).

Sementara untuk penerbangan domestik, pergerakan penumpang mengalami peningkatan pada pekan kedua sebesar 11 persen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.