Sempat Melesat Saat Dibuka, IHSG Sesi I Ditutup di Zona Merah

Kompas.com - 25/07/2022, 12:54 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/7/2022). Setelah dibuka menguat, IHSG bergerak fluktuatif pada sesi I perdagangan.

Melansir data RTI, IHSG dibuka menguat pada level 6.890,83, bahkan langsung melesat ke level 6.908,19. Akan tetapi setelah itu IHSG tergelincir, dan bergerak fluktuatif.

Hingga pukul 12.00 WIB, IHSG tercatat melemah 14.56 poin atau setara 0,21 ke level 6.872,40.

Baca juga: Awal Sesi, IHSG Sempat Tembus Level 6.900

Tercatat, terdapat 240 saham yang parkir di zona hijau, 263 saham merah, dan 171 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 5,81 triliun dengan volume 14,89 miliar saham.

Adapun top losers siang ini ditempati oleh Samudera Indonesia (SMDR) yang terkoreksi 6,99 persen ke level Rp 2.660 per saham. Kemudian Tera Data Indonusa (AXIO) juga merosot 6,25 persen ke posisi Rp 210 per saham. Dilanjutkan oleh Mahak Media (ABBA) di level Rp 240 per saham atau melemah 6,25 persen.

Di sisi lain, top gainers ditempati oleh Ace Oldfields (KUAS) yang menguat 26,39 persen ke level Rp 91 per saham. Kemudian, Mega Manunggal Property (MMLP) yang melonjak 19,82 persen ke posisi Rp 520 per saham. Asuransi Harta Aman (AHAP) juga menguat 19,19 persen menjadi Rp 118 per saham.

Baca juga: Diproyeksi Lanjutkan Kenaikan, IHSG Hari Ini Bersiap Tembus Level 6.900

Pelemahan IHSG mengekor bursa Asia lainnya. Tercatat Nikkei, Hang Seng Hong Kong, dan Shanghai Komposit, menurun masing-masing sebesar 0,8 persen, 0,92 persen, dan 0,63 persen.

Sementara itu, Straits Times terpantau menguat 6,2 poin atau 0,23 persen ke level 3.188,37.

Sebelumnya, Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, IHSG berpotensi kembali menguat pada sesi perdagangan awal pekan ini. Pasalnya, sentimen pasar masih minim.

“IHSG diprediksi Menguat. Secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low berpotensi menguat dan uji resistance terdekat di MA50,” kata dia.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.