Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Bahan Pokok Kamis 25 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Kompas.com - 25/04/2024, 09:37 WIB
Tim Kompas.com,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Daftar harga bahan pokok hari ini, Kamis 25 April 2024 di tingkat nasional mengalami kenaikan untuk beberapa bahan.

Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com dari panel harga Badan Pangan Nasional, harga cabai rawit merah per kilogram hari ini mengalami kenaikan Rp 3.480 atau 6,66 persen dibandingkan kemarin, yakni dari Rp 48.770 menjadi Rp 52.250. Papua Pegunungan menyumbang kenaikan tertinggi, di mana harga cabai rawit merah hari ini dipatok Rp 140.000 per kilogram.

Harga hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 3.000 atau 5,74 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 55.250. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga cabai rawit merah hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 6.050 atau 11,58 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 58.300.

Harga daging ayam ras per kilogram juga mengalami kenaikan sebesar Rp 2.710 atau 6,63 persen dibandingkan kemarin, yakni dari Rp 38.190 menjadi Rp 40.900. Kenaikan tertinggi terjadi di Sulawesi Tenggara, dengan banderol harga total Rp 70.000 per kilogram.

Harga hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 1.420 atau 3,47 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 39.480. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga daging ayam ras hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 600 atau 1,47 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 40.300.

Daftar kenaikan harga pangan pokok

Berikut harga pangan yang mengalami kenaikan dalam satu hari terakhir:

  • Harga telur ayam ras naik dari Rp 30.220 menjadi Rp 31.570 per kilogram.
  • Harga ikan tongkol naik dari Rp 32.310 menjadi Rp 33.610 per kilogram.
  • Harga jagung tk peternak naik menjadi Rp 8.940 per kilogram dari sebelumnya Rp 7.750.
  • Harga ikan bandeng naik menjadi Rp 33.550 per kilogram dari sebelumnya Rp 32.770.
  • Harga cabai merah keriting naik dari Rp 42.400 menjadi Rp 43.060 per kilogram.
  • Harga garam halus beryodium naik menjadi Rp 11.990 per kilogram dari sebelumnya Rp 11.610.
  • Harga tepung terigu (curah) naik menjadi Rp 10.900 per kilogram dari sebelumnya Rp 10.560.
  • Harga gula konsumsi naik dari Rp 18.190 menjadi Rp 18.450 per kilogram.
  • Harga kedelai biji kering (impor) naik menjadi Rp 13.500 per kilogram dari sebelumnya Rp 13.260.
  • Kenaikan harga dari Rp 13.450 menjadi Rp 13.630 per kilogram terjadi pada tepung terigu kemasan (non-curah).
  • Harga minyak goreng kemasan sederhana naik dari Rp 17.900 menjadi Rp 18.040 per liter.
  • Harga minyak goreng curah naik menjadi Rp 16.020 per liter dari sebelumnya Rp 15.980.

Daftar penurunan harga pangan pokok

Sementara itu, bahan pangan lainnya mengalami penurunan. Harga bawang merah per kilogram mengalami penurunan paling tajam, yakni 7,57 persen atau turun Rp 3.740 dibanding kemarin, yakni dari Rp 53.130 menjadi Rp 49.390. Penurunan tertinggi terjadi di Kalimantan Selatan, dengan banderol harga total Rp 45.000 per kilogram.

Harga hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 2.110 atau 4,27 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 51.500. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga bawang merah hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 2.110 atau 4,27 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 51.500.

Berikut harga pangan yang mengalami penurunan dalam satu hari terakhir:

  • Harga daging sapi murni turun menjadi Rp 133.320 per kilogram dari sebelumnya Rp 136.170.
  • Harga beras medium turun menjadi Rp 13.530 per kilogram dari sebelumnya Rp 13.680.
  • Harga bawang putih bonggol turun menjadi Rp 43.750 per kilogram dari sebelumnya Rp 43.830.
  • Harga beras premium turun menjadi Rp 15.770 per kilogram dari sebelumnya Rp 15.850.
  • Harga ikan kembung turun dari Rp 37.200 menjadi Rp 37.140 per kilogram.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Whats New
Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Whats New
Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Whats New
Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Whats New
Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akusisi Sumber Beras Kamboja

Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akusisi Sumber Beras Kamboja

Whats New
Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Whats New
Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Whats New
Harga Emas Terbaru 21 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 21 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Jumat 21 Juni 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Jumat 21 Juni 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Jumat 21 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Harga Bahan Pokok Jumat 21 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Whats New
Berhasil Raih Omzet hingga Rp 1 Miliar, Madame Malla Buktikan Shopee Live Kanal Penjualan Efektif

Berhasil Raih Omzet hingga Rp 1 Miliar, Madame Malla Buktikan Shopee Live Kanal Penjualan Efektif

Smartpreneur
Produsen Makanan Merek Almonesia dan John Farmer Berencana IPO, Lepas 20 Persen Saham ke Publik

Produsen Makanan Merek Almonesia dan John Farmer Berencana IPO, Lepas 20 Persen Saham ke Publik

Whats New
Manfaatkan Kerja Sama, Perta Arun Gas Geber Bisnis LNG di Indonesia

Manfaatkan Kerja Sama, Perta Arun Gas Geber Bisnis LNG di Indonesia

Whats New
[POPULER MONEY] Wapres Usul Bansos Dicabut Jika Penerimanya Main Judi Oline | Apakah Pedagang yang Tolak Pembayaran 'Cash' Melanggar Aturan?

[POPULER MONEY] Wapres Usul Bansos Dicabut Jika Penerimanya Main Judi Oline | Apakah Pedagang yang Tolak Pembayaran "Cash" Melanggar Aturan?

Whats New
Pemerintah Susun Peta Jalan Sawit Indonesia Emas 2045, Ini Manfaatnya

Pemerintah Susun Peta Jalan Sawit Indonesia Emas 2045, Ini Manfaatnya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com