Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jelang Pengumuman RDG Bank Indonesia, Bagaimana Pergerakan IHSG Hari Ini?

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Maximilianus Nico Demus mengatakan, pasar hari ini menanti rilis hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI) dengan bahasan utama yaitu kebijakan suku bunga acuan.

“Dengan mempertimbangkan solidnya perekonomian dalam negeri yang dicerminkan dengan menguatnya nilai rupiah dan juga laju inflasi yang stabil, tentunya hal ini memberikan sedikit ruang bagi BI untuk mempertahankan suku bunga acuannya di level 6 persen,” kata Maximilianus dalam analisisnya.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 6.880 – 6.925. Namun hati hati, volatilitas masih tinggi, sehingga koreksi berpeluang terjadi,” lanjut dia.

Namun, kondisi global tentunya menjadi bahan pertimbangan, dimana dalam risalah FOMC The Fed menunjukkan bahwa pejabat The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter yang restriktif, sehingga kecil kemungkinan akan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Namun demikian, pasar memiliki pandangan bahwa keputusan BI pada bulan sebelumnya yaitu menaikkan suku bunganya ke level 6 persen adalah upaya untuk menjaga atau mengantisipasi apabila The Fed menaikkan suku bunganya kembali, sehingga dengan naiknya suku bunga di bulan sebelumnya dapat diartikan sebagai usaha BI untuk menjaga capital outflow.

“Dengan demikian meskipun volatilitas pasar keuangan global masih tinggi, namun perekonomian dalam negeri masih kuat, secara konsensus pasar BI masih mempertahankan suku bunga acuannya di level 6 persen,” jelas dia.

Di sisi lain, sentimen muncul dari rencana pertemuan OPEC+ yang batal diselenggarakan. Sebelumnya, OPEC+ melihat bahwa harga minyak akan semakin rapuh, dimana harga minyak sendiri telah turun sekitar 18 persen sejak bulan September yang merupakan puncaknya.

Tadinya ekspektasi dari OPEC+ adalah pengurangan produksi mampu untuk meningkatkan harga minyak lebih cepat, namun sayang hal tersebut tidak berlangsung lama. Meskipun ada konflik tensi geopolitik, namun harga minyak kian terkendali. OPEC+ sendiri pun memproyeksikan tahun depan harga minyak akan kembali melemah.

“Sejauh ini ditengah situasi dan kondisi pelbagai bank sentral di seluruh dunia untuk mengendalikan inflasi, tentu turunnya harga minyak memberikan kabar positive bagi pelaku pasar dan investor. Inflasi yang terkendali tentu akan membuat bank sentral tidak perlu menaikkan tingkat suku bunga, dan potensi penurunan tingkat suku bunga tahun depan semakin terbuka lebar dan siapa tahu akan terjadi lebih cepat,” tegas dia.


Senada, Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, hari ini IHSG berpeluang mengalami kenaikan, dimana penembusan di bawahnya akan membuka jalan menuju 6.796-6.813. Level support IHSG berada di 6.855, 6.813, 6.760 dan 6.700, sementara level resistennya di 7.058, 7.128 dan 7.199.

“IHSG diperkirakan akan menguji support Fibonacci 6.855. Sementara itu IHSG dapat mengalami rebound untuk melanjutkan fase uptrend apabila tetap ditutup di atas 6.855 hari ini. Berdasarkan indikator MACD dalam kondisi netral,” ujar Ivan.

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas, antara lain:

1. BinaArtha Sekuritas

PGAS rekomendasi speculative buy, support 1.000, resistance 1.200 - 1.420, target 1.200.

PTBA rekomendasi speculative buy, support 2.230, resistance 2.540 - 2.890, target 2.540.

TKIM rekomendasi accumulative buy, support 6.300, resistance 7.700 - 9075, target 7.700.

2. Pilarmas Investindo

HOKI last price 128, support 123, resistance 131, target 130

BRMS last price 190, support 188, resistance 193, target 192

HRTA last price 410, support 406, resistance 416, target 415

3. WH Project

PTBA rekomendasi buy, support 2.380, resistance 2.590.

?KLBF rekomendasi buy, support 1.550, resistance 1.700.?

HMSP rekomendasi buy, support 9.40, resistance 1.000.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2023/11/23/081000726/jelang-pengumuman-rdg-bank-indonesia-bagaimana-pergerakan-ihsg-hari-ini-

Terkini Lainnya

OJK: Guru Harus Punya Pengetahuan tentang Edukasi Keuangan

OJK: Guru Harus Punya Pengetahuan tentang Edukasi Keuangan

Whats New
Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Whats New
Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Whats New
Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Whats New
OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin 'Student Loan' Khusus Mahasiswa S-1

OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin "Student Loan" Khusus Mahasiswa S-1

Whats New
Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Whats New
Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Whats New
Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Whats New
Tinjau Fluktuasi Bapok, KPPU Lakukan Sidak Serentak di Sejumlah Pasar

Tinjau Fluktuasi Bapok, KPPU Lakukan Sidak Serentak di Sejumlah Pasar

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BRI hingga CIMB Niaga

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BRI hingga CIMB Niaga

Whats New
Kemenhub: KNKT Akan Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat di BSD

Kemenhub: KNKT Akan Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat di BSD

Whats New
Telat Bayar Tagihan Listrik Bisa Kena Denda, Berapa Biayanya?

Telat Bayar Tagihan Listrik Bisa Kena Denda, Berapa Biayanya?

Whats New
Harga Bahan Pokok Senin 20 Mei 2024, Harga Cabai Merah Keriting Turun

Harga Bahan Pokok Senin 20 Mei 2024, Harga Cabai Merah Keriting Turun

Whats New
Simak, Ini Cara Cek Lolos Tidaknya Seleksi Prakerja 2024

Simak, Ini Cara Cek Lolos Tidaknya Seleksi Prakerja 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke