QTel Hanya Bisa Beli 8,2 Persen Saham Publik

Kompas.com - 24/07/2008, 15:01 WIB
Editor

JAKARTA,KAMIS - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menegaskan, Qatar Telecom (QTel) hanya dapat membeli saham Indosat di publik maksimal 8,2 persen. "Ada peraturan sektoral yang membatasi itu, jadi tidak bisa lebih dari 8,2 persen," kata Ketua Bapepam-LK, Fuad Rahmany seperti dikutip Antara di Jakarta, Kamis (24/7).
    
Fuad menegaskan QTel tidak boleh melanggar peraturan sektor telekomunikasi yang menetapkan perusahaan asing hanya boleh memiliki 49 persen saham perusahaan nasional. "Kita harus ikut mengamankan kebijakan sektoral yang terkait kepentingan nasional" katanya.
    
Dia mengatakan, berdasarkan peraturan presiden tentang daftar negatif investasi, perusahaan asing hanya boleh memiliki 49 persen saham perusahaan nasional.

Saat ini Qtel memiliki 40,8 persen saham Indosat. "Karena itu mereka hanya dapat menambah kepemilikannya lagi maksimal 8,2 persen. Peraturan Presiden lebih tinggi kedudukannya dari peraturan pasar modal," ujarnya.

Menanggapi adanya kerja sama antara QTel dengan pengusaha nasional Rahmat Gobel, yang diduga untuk memperbesar porsi kepemilikan Qtel lebih dari 49 persen di Indosat,  Fuad mengakui belum tahu persis bentuk kerja sama diantara keduanya. "Kami tidak mempermasalahkan kerjasama itu, namun kerja sama itu tidak akan pernah membuat Qtel dapat memiliki saham Indosat lebih dari 49 persen," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.