Kawasan Pasar Asia Melemah

Kompas.com - 17/11/2011, 09:32 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pasar saham Asia sebagian  besar dibuka melemah pada perdagangan Kamis (17/11/2011).

Para investor masih menahan diri untuk bertransaksi  mengingat masih sedikitnya langkah nyata dari para pemimpin Eropa untuk mengatasi krisis. Sementara laporan dari perusahaan pemeringkat Fitch Ratings mengenai jumlah utang bank-bank AS ke Eropa membuat pasar finansial melemah.

Kurs euro menurun ke titik terendah dalam lima pekan terakhir terhadap dollar AS. "Dengan hanya sedikitnya perkembangan di Uni Eropa, keadaan di Italia dan Yunani, pasar masih tetap tegang," kata Stewart Hall, analis mata uang senior pada RBC Market.

"Ada cabinet baru di Italia  dengan Mario Monti sebagai pemimpin dan menteri keuangan tetapi tampaknya masa bulan madu ini akan berakhir dalam waktu singkat," ujarnya.

Indeks Nikkei Jepang turun 0,4 persen, S&P Australia turun 0,3 persen dan Kospi Korea turun 0,7 persen dan indeks NZX Selandia baru naik 0,1 persen.

"Efek domino dari krisis di zona euro merebak dengan sangat cepat, menjadikan krisis kawasan meluas jadi krisis global. Pengumuman Fitch Ratings juga menekankan bahwa  krisis Eropa dapat memengaruhi perbankan AS," demikian catatan Credit Agricole kepada para kliennya.

Kemungkinan seperti itu akan berbahaya untuk Asia dan negara lainnya, seperti yang telah terjadi ketika krisis global terjadi pada 2008. Ketika itu pasar kredit seolah membeku  dan terjadilah resesi global terburuk dalam dekade ini.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X