Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/11/2012, 18:41 WIB
Evy Rachmawati

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com -  Total E&P Indonesie, operator Blok Mahakam, bermitra dengan INPEX Corporation, berproduksi di Lapangan South Mahakam, yang berada di PSC Mahakam, dua bulan lebih awal dari rencana.

Produksi awal itu berasal dari dua sumur gas yang dibor di platform Main Stupa dengan tingkat produksi mencapai 100 juta kaki kubik (MMSCFD).  

Menurut Kepala Departemen Relasi Media Total E&P Indonesie Kristanto Hartadi, Jumat (2/11/2012), di Jakarta, berbagai fasilitas yang baru dibangun di proyek pengembangan lapangan South Mahakam fase 1 and 2 telah mulai mengalirkan produksi pada 25 Oktober 2012 and dialirkan ke terminal Senipah pada 26 Oktober 2012.  

South Mahakam Project merupakan tahap pengembangan dari tiga (3) lapangan gas kondensat (Stupa, East Mandu dan Jumelai) dan dua (2) lapangan gas (Jempang dan Metulang), terletak sekitar 35 km tenggara kota Balikpapan dan 58 km selatan lapangan Peciko, di perairan dengan kedalaman 45-60 meter. Lapangan Stupa dan East Mandu ditemukan pada 1996 dan 2007.

Rencana pengembangan (POD) untuk pengembangan tahap 1 dan 2 didapat pada Desember 2007 dan 2008, menandai diluncurkannya proyek South Mahakam fase 1 and 2. Nilai investasi fase 1 dan 2 mencapai 832 juta dollar AS.

Pada fase 1 dan 2 itu, terdiri dari sejumlah fasilitas produksi di lapangan-lapangan Stupa dan East Mandu dengan pembangunan 3 platform baru (Main Stupa, West Stupa dan East Mandu) dan pengeboran terhadap 19 sumur. Gas dan kondensat yang dihasilkan disalurkan melalui pipa ukuran 24" sepanjang 67  kilometer dari platform Stupa menuju terminal Senipah.

Sementara dari lapangan East Mandu akan dihubungkan dengan saluran pipa ekspor utama melalui pipa ukuran 24" sepanjang 10 km. Produksi dari lapangan-lapangan ini diharapkan rata-rata 69.000 setara barrel minyak per hari termasuk kondensat 18.000 barrel per hari pada akhir 2013.

Kontrak EPSCI dimulai pada Agustus 2010 untuk Pembangunan dan pemasangan 3 wellhead platform dan pekerjaan pemasangan saluran pipa. Pembuatan seluruh platform dikerjakan di Batam mulai Januari 2011 sampai Maret 2012.

Selama proses pembuatan di fasilitas tersebut, lebih dari dua juta jam kerja dicurahkan tanpa terjadi satu insiden pun yang tercatat, dimana hal ini memperlihatkan kinerja Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) tim konstruksi yang sangat  baik.  

Kegiatan lepas pantai yang termasuk instalasi, hook-up dan pemasangan platform maupun jaringan pipa selesai pada akhir Juni 2012. Aktifitas tersebut dapat terlaksana berkat penggunaan armada Derrick Laying Barge (DLB), Hook-up Barges, Diving Support Vessel (DSV) dan berbagai kapal pendukung lainnya.

Secara keseluruhan, dikerahkan 37 kapal ke lokasi selama kegiatan pemasangan di lepas pantai itu. Commissioningdan produksi awal (start-up) berbagai fasilitas baru itu secara langsung dikelola oleh tim proyek dan operasi lapangan Total E&P Indonesie.

Hakuryu 10 jack-up drilling rig tiba di lokasi untuk memulai kegiatan pengeboran pada platform Main Stupa pada awal Juli 2012. Sejumlah sumur lain akan dibor pada bulan-bulan mendatang sehingga produksi gas dari South Mahakam secara bertahap naik untuk mencapai tingkat maksimum. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lindungi Pekebun Swadaya, Kementan Sempurnakan Regulasi Penetapan Harga TBS Sawit

Lindungi Pekebun Swadaya, Kementan Sempurnakan Regulasi Penetapan Harga TBS Sawit

Whats New
Pasar Kripto Positif, Volume Perdagangan di Aplikasi Pintu Meningkat

Pasar Kripto Positif, Volume Perdagangan di Aplikasi Pintu Meningkat

Whats New
Cara Tarik Tunai Kartu Debit BCA di ATM Luar Negeri

Cara Tarik Tunai Kartu Debit BCA di ATM Luar Negeri

Work Smart
Mengurai Pandangan Capres-Cawapres Soal Ibu Kota Nusantara

Mengurai Pandangan Capres-Cawapres Soal Ibu Kota Nusantara

Whats New
Cara Bayar Paspor Melalui ATM BCA

Cara Bayar Paspor Melalui ATM BCA

Whats New
Ditjen Pajak Bisa 'Intip' Rekening Nasabah di Atas Rp 1 Miliar, Ini Tujuannya

Ditjen Pajak Bisa "Intip" Rekening Nasabah di Atas Rp 1 Miliar, Ini Tujuannya

Whats New
Kebijakan Fiskal Jadi Penjaga Stabilitas Ekonomi Indonesia di Tengah Tekanan Global

Kebijakan Fiskal Jadi Penjaga Stabilitas Ekonomi Indonesia di Tengah Tekanan Global

Whats New
Lewat Ekonomi Digital, Menko Airlangga Ajak Mahasiswa PKN STAN Jaga Ketahanan Perekonomian

Lewat Ekonomi Digital, Menko Airlangga Ajak Mahasiswa PKN STAN Jaga Ketahanan Perekonomian

Whats New
TKN Prabowo-Gibran soal Solusi Kenaikan Harga Pangan: Operasi Pasar dan Transformasi Bulog

TKN Prabowo-Gibran soal Solusi Kenaikan Harga Pangan: Operasi Pasar dan Transformasi Bulog

Whats New
Kejadian Bercanda Bawa Bom di Pesawat Kerap Terulang, Kemenhub Minta Seluruh Pihak Gencarkan Sosialisasi

Kejadian Bercanda Bawa Bom di Pesawat Kerap Terulang, Kemenhub Minta Seluruh Pihak Gencarkan Sosialisasi

Whats New
PII Siap Jamin Utang Proyek di IKN yang Digarap Pemerintah Bersama Pengusaha

PII Siap Jamin Utang Proyek di IKN yang Digarap Pemerintah Bersama Pengusaha

Whats New
Daftar Kasus Penumpang Pesawat Bercanda soal Bom pada 2023

Daftar Kasus Penumpang Pesawat Bercanda soal Bom pada 2023

Whats New
Simak, Pengaturan Pelabuhan Penyeberangan 22 Desember 2023 - 2 Januari 2024

Simak, Pengaturan Pelabuhan Penyeberangan 22 Desember 2023 - 2 Januari 2024

Whats New
Menteri ESDM: Harga Pertalite Bisa Turun kalau Minyak Mentah di Bawah 60 Dollar AS

Menteri ESDM: Harga Pertalite Bisa Turun kalau Minyak Mentah di Bawah 60 Dollar AS

Whats New
IHSG Akhir Pekan Berakhir 'Hijau', Transaksi Capai Rp 14,2 Triliun

IHSG Akhir Pekan Berakhir "Hijau", Transaksi Capai Rp 14,2 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com