Kompas.com - 12/02/2013, 22:57 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

BANDUNG, KOMPAS.com — Pengelola Tol Purbaleunyi mengerahkan 15 alat berat untuk menyingkirkan material tanah yang menimbun jalan di Km 100,6 arah Bandung-Jakarta. Hingga kini baru ada satu ekskavator.

Hal itu dikemukakan Kepala Cabang Tol Purbaleunyi Kristantyo di lokasi longsor, Selasa (12/2/2013). Longsoran setinggi 2 meter menimbun badan jalan sepanjang 50 meter, termasuk satu lajur dari jalur yang berlawanan.

Saat berita ini diturunkan sekitar pukul 23.00, masih ada satu ekskavator yang bekerja.

"Kami sudah meminta tiga ekskavator, satu doser (buldoser), dan sepuluh dump truck untuk datang. Mereka dalam perjalanan," kata Kristantyo.

Prioritas penanganan longsoran adalah menyingkirkan tanah dari badan jalan. Meski demikian, ujar Kristantyo, pihaknya masih harus mewaspadai tebing yang masih bisa longsor lagi.

Disinggung mengenai waktu yang dibutuhkan, dia pesimistis bisa merampungkan pekerjaan sebelum malam ini. "Besok pagi pun kemungkinan belum selesai," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.