Biayai Infrastruktur, Pemerintah Cari Pinjaman Rp 7,6 Triliun

Kompas.com - 08/03/2013, 13:49 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana meminjam dana asing sebesar Rp 7,6 triliun pada tahun 2014. Dana tersebut untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur.

Jumlah pinjaman dana ini tidak jauh berbeda dengan pinjaman luar negeri pada 2013 sebesar Rp 7,8 triliun.

"Proyek-proyek yang akan didanai oleh pinjaman luar negeri seperti pembangunan jalan lingkar Manado II, pembangunan jalan lintas Timur Sumatra, proyek irigasi dan beberapa proyek berbasis masyarakat," ujar Kepala Biro Perencanaan & Pinjaman Luar Negeri Kementerian Pekerjaan Umum Rido Matari Ichwan, Jumat (8/3/2013).

Belajar dari pengalaman, Kementerian PU akan memperkuat perencanaan dan akurasi pembangunan. Dengan demikian, Rido menilai pinjaman dari luar negeri adalah sesuatu yang tepat.

Jika dibandingkan dengan keseluruhan anggaran PU, Rido menilai jumlah pinjaman sebesar Rp 7,6 triliun termasuk kecil. Proyeksi kebutuhan PU pada 2014 mencapai Rp 85 triliun-Rp 110 triliun. "Sementara alokasi PU tahun ini hanya 77,5 triliun," ungkap Rido. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X