Kompas.com - 15/05/2013, 21:13 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap dua pemeriksa pajak berinisial MDI dan ED sesaat setelah keduanya diduga menerima uang 300.000 dollar Singapura dari pegawai perusahaan baja berinisial E melalui seorang kurir berinisial T.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, modus pemberian uang kepada dua pegawai pajak ini tergolong unik. "Ini unik, tolong perhatikan," kata Johan di Jakarta, Selasa (14/5/2013).

Dia mengungkapkan, uang 300.000 dollar Singapura itu tidak diterima MDI dan ED secara langsung. Menurut Johan, MDI menyediakan mobil yang dibawanya sebagai tempat peletakan uang.

Pada Selasa (13/5/2013) malam, katanya, MDI membawa Avanza hitam ke halaman Terminal III Bandara Soekarno-Hatta. MDI kemudian memarkir mobil tersebut di halaman bandara, lalu menyerahkan kunci mobil itu kepada T yang diduga sebagai kurir. "Mereka kemudian pergi," tambah Johan.

KPK menduga, T kemudian meletakkan uang 300.000 dollar AS di dalam mobil Avanza Hitam tersebut setelah MDI pergi. Pagi harinya, setelah uang dimasukkan ke dalam mobil, kata Johan, MDI dan ED kembali ke parkiran bandara. "Di sana juga sudah ada T dan ada uangnya," tambah Johan.

Tak lama setelah itu, tim penyidik KPK meringkus MDI, ED, T, kemudian mengamankan E yang diduga memerintahkan T untuk meletakkan uang di dalam Avanza hitam tersebut.

Johan mengungkapkan, pemberian uang kepada pemeriksa pajak MDI dan ED ini diduga berkaitan dengan persoalan pajak yang dialami perusahaan tempat E bekerja, yakni perusahaan baja berinisial The MS. Dugaan sementara, The MS menunggak pembayaran pajak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini, baik MDI, ED, T, dan E sudah diamankan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, untuk diperiksa lebih lanjut. Dalam waktu 1 x 24 jam, KPK akan menentukan status hukum keempatnya, apakah menjadi tersangka atau tidak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.