Kompas.com - 01/07/2013, 17:36 WIB
Ilustrasi asuransi umum KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi asuransi umum
|
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat klaim bruto asuransi umum hingga kuartal I-2013 mengalami kenaikan tipis, dengan kontribusi terbesar berasal dari klaim asuransi kendaraan bermotor.

Ketua Departemen bidang Statistik, Informasi, Riset dan Analisa AAUI Budi Herawan mengatakan klaim bruto pada periode kuartal I-2013 naik 6,6 persen dari Rp 3,6 triliun menjadi Rp 3,83 triliun.

"Peningkatan klaim tertinggi ini memang terjadi pada lini asuransi kendaraan bermotor yang mengalami kenaikan klaim bruto sebesar Rp 272 miliar," kata Budi saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (1/7/2013).

Kenaikan klaim dari segmen kendaraan bermotor tersebut lantaran premi bruto dari asuransi kendaraan bermotor juga meningkat. Di periode yang sama terjadi kenaikan Rp 512,8 miliar, atau naik 19 persen dari Rp 2,69 triliun menjadi Rp 3,2 triliun.

Di sisi lain, jumlah pertumbuhan kendaraan bermotor di periode yang sama juga melonjak. Apalagi para Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) khususnya dari sepeda motor juga baru saja merilis varian baru, sehingga meningkatkan daya konsumsi masyarakat.

Kontributor klaim terbesar yang lain adalah asuransi rangka pesawat sebesar 25,3 persen dari Rp 25,3 miliar menjadi Rp 31,7 miliar, asuransi kecelakaan juga meningkat 34,3 persen dari Rp 146,7 miliar menjadi Rp 197 miliar.

Sementara itu, klaim bruto asuransi yang mengalami penurunan antara lain asuransi rangka kapal turun 48,9 persen dari Rp 231,8 miliar menjadi Rp 118,4 miliar, asuransi energi off shore turun 72,7 persen menjadi Rp 11,4 miliar, asuransi energi on shore turun 11,3 persen menjadi Rp 8 miliar dan asuransi harta benda turun 17,8 persen menjadi Rp 813,2 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari sisi pencapaian premi bruto, AAUI mencatatkan kenaikan 14,8 persen dari Rp 9,23 triliun menjadi Rp 10,59 triliun. Selain dikontribusikan dari kendaraan bermotor, premi bruto juga berasal dari premi energi on shore naik 85,9 persen menjadi Rp 102,5 miliar, asuransi kredit instansi naik 227,7 persen menjadi Rp 424,7 miliar dan asuransi kecelakaan naik 52 persen menjadi Rp 508,6 miliar.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X