Kompas.com - 05/09/2013, 20:33 WIB
Bendera Uni Eropa. ShutterstockBendera Uni Eropa.
EditorBambang Priyo Jatmiko

LONDON, KOMPAS.com - Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya di level rekor terendah 0,5% pada pertemuan hari ini (5/9/2013). ECB berupaya menawarkan pemulihan ekonomi bertahap untuk kawasan zona Eropa dari krisis.

Memang, laporan ekonomi di zona Eropa belakangan sudah menunjukkan adanya pemulihan. Namun, analis mengingatkan bahwa saat ini masih terlalu dini untuk mengatakan zona Eropa sudah aman dari krisis.

"Masalah yang terburuk mungkin sudah lewat, namun masa depan belum terlihat cerah. Dengan adanya masalah fundamental yang beragam dan adanya risiko eksternal, perekonomian Eropa masih rentan," jelas Carsten Brzeski, senior economist ING.

Sekadar informasi saja, saat ini tingkat pengangguran Eropa masih tinggi yakni 12,1% pada Juli. Selain itu, perusahaan kecil dan menengah masih berupaya keras untuk bisa menggaet kredit perbankan.

Belum lagi adanya ancaman militer AS terhadap Suriah yang sudah mengerek harga minyak sehingga menghambat proses pemulihan ekonomi.

Draghi pertama kali mengumumkan kebijakan suku bunga rendah jangka panjang pada Juli lalu. Namun, dia menolak merinci kapan tepatnya suku bunga acuan Eropa dapat dinaikkan. (Barratut Taqiyyah)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Kontan
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X