Tahun Depan Nilai Tukar Rupiah Menguat

Kompas.com - 10/09/2013, 15:47 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom Standard Chartered Fauzi Ichsan mengaku optimistis pada tahun 2014 mendatang rupiah kembali menguat pada kisaran di bawah Rp 11.000 per dollar AS.

Menguatnya rupiah tersebut menurut Fauzi terjadi karena membaiknya perekonomian Indonesia dengan peningkatan neraca pembayaran dan respon investor atas naiknya BI rate.

"Bauran kebijakan BI rate akan direspon pasar. Ekspor migas akan naik sehingga neraca perdagangan akan positif dan menaikkan neraca pembayaran. Kami yakin tahun depan rupiah menguat," kata Fauzi di Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Nilai tukar rupiah yang membaik akan ditopang dengan perbaikan neraca perdagangan yang diperkirakan surplus menjadi 14 miliar dollar AS tahun depan.

"Akan ditambah dengan surplus capital dan financial account balance menjadi 21,5 miliar dollar AS dari perkiraan akhir tahun 2013 sebesar 13,7 miliar dollar AS," ujar Fauzi.

Dia mengestimasi tahun 2014 mendatang neraca pembayaran akan surplus 1,5 miliar dollar AS. Sementara tahun ini neraca pembayaran diperkirakan defisit mencapai 12,3 miliar dollar AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X