Akhir Tahun, Dahlan Minta Semua SPBU di Jawa Sudah Terpasang RFID

Kompas.com - 19/09/2013, 09:13 WIB
Petugas mengisis bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke kendaraan yang telah dilengkapi radio frequency identification device (RFID) dalam simulasi uji coba RFID di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 31.10202 di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. KOMPAS/PRIYOMBODOPetugas mengisis bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke kendaraan yang telah dilengkapi radio frequency identification device (RFID) dalam simulasi uji coba RFID di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 31.10202 di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan meminta PT Pertamina (Persero) dan PT Inti (Persero) untuk segera merampungkan pemasangan Radio Frequency Identification (RFID) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pulau Jawa, hingga akhir tahun 2013.

"Saya minta sampai akhir tahun ini seluruh SPBU di Jawa sudah menggunakan RFID," kata Dahlan ditemui usai rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di gedung parlemen, Jakarta, Rabu malam (18/9/2013).

Dalam rapat tersebut, Dahlan mengatakan upaya yang mungkin dilakukan Kementerian BUMN untuk mengurangi tekanan impor minyak adalah dengan peningkatan biosolar, dan mengolah minyak mentah langsung di kilang Pertamina.

Selain itu pengontrolan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi juga terus dilakukan melalui RFID. RFID merupakan alat pendeteksi konsumsi BBM.

Sebagaimana diberitakan, pemasangan RFID untuk DKI Jakarta sendiri sudah molor dari target Kementerian BUMN yang seharusnya dirampungkan pada 1 Juli 2013.

Sebagai informasi, selain dipasang di SPBU, alat monitor yang rencananya bisa berfungsi sebagai monitoring BBM bersubsidi itu juga dipasang di sejumlah mesin kendaraan masyarakat.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Ali Mundakir, beberapa waktu lalu, menjelaskan molornya pemasangan RFID dikarenakan Pertamina lebih berfokus pada pelayanan SPBU paska kenaikan harga BBM, 22 Juni 2013.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X