Kompas.com - 26/10/2013, 16:26 WIB
EditorErlangga Djumena

Dody Adventure melayani jasa pendakian, baik untuk perseorangan maupun kelompok. Biayanya bergantung dari gunung yang hendak didaki. Mulai dari Rp 950.000 bagi yang ingin mendaki Gunung Gede, hingga Rp 10 juta per orang untuk pendakian Gunung Bukit Barisan di Sumatra. Biaya ini masih di luar tiket pesawat, karena tim Dody akan menemui para pendaki di kota terdekat gunung, pada waktu yang dijanjikan.

Baik Ardhesir maupun Dody menyebutkan, minimal dalam sebulan, mereka bisa mengadakan sekali perjalanan pendakian jarak dekat atau di Indonesia. Sedangkan, untuk pendakian ekspedisi, Imosa bisa mengantongi order pendakian dua kali dalam setahun.

Imosa menetapkan, setiap tracking minimal harus diikuti 10 peserta dan maksimal 20 peserta. Sementara itu, perjalanan ekspedisi dimulai dari enam orang hingga 10 orang. Lantaran belum banyak pemain di bisnis ini, keuntungan yang bisa diambil lumayan besar. “Dari sekali perjalanan, laba yang diambil bisa mencapai 30 persen,” ujar Dody. Anda berminat?

Pengalaman pemandu

Hanya, untuk terjun di bidang ini, sebaiknya, Anda memiliki pengalaman sebagai pendaki gunung. Seperti Ardhesir maupun Dody yang juga merupakan pendaki gunung.

Maklum, keamanan dan kenyamanan menjadi nilai jual agen wisata mendaki gunung ini. Untuk meyakinkan konsumen, mereka pun juga sering ikut menjadi pemandu dalam pendakian. “Pengalaman dan jam terbang pemandu menjadi nilai lebihnya,” kata Dody yang mengaku telah mendaki tujuh puncak gunung tertinggi di Indonesia serta empat puncak gunung tertinggi di dunia.

Atau, jika tak memiliki pengalaman, Anda bisa berlaku sebagai investor. Untuk menjalankan usaha, Anda harus merekrut orang-orang yang berpengalaman sebagai pendaki gunung menjadi pemandu.

Pasalnya, pendampingan dalam perjalanan ini tak hanya dilakukan saat naik gunung saja. Pemandu atau pelatih harus menyiapkan peserta, baik secara fisik maupun mental.

Bahkan, untuk medan-medan yang cukup berat atau perjalanan dalam waktu yang lama, pendampingan bisa dilakukan sejak 3 bulan–4 bulan sebelum keberangkatan. “Karena pendakian butuh fisik yang bugar, kami merekomendasikan klien untuk rutin berolah raga,” jelas Ardhesir yang pernah merintis ekspedisi Indonesia Seven Summits pada 2010-2012 lalu.

Dia pun akan memberi CD berisi panduan olah raga yang harus dilakukan dan menu makanan yang boleh disantap. “Semua sesuai dengan standar-standar kesehatan seorang pendaki,” kata Ardhesir.

Halaman:
Sumber


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.