Cadangan Devisa Memungkinkan 5 Bulan Impor

Kompas.com - 03/12/2013, 19:44 WIB
Mirza Adityaswara KOMPAS/YUNIADHI AGUNGMirza Adityaswara
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara menyatakan cadangan devisa RI saat setara 5 bulan importasi, meskipun bank sentral telah melakukan intervensi.

"BI sudah di pasar, karena belum banyak yang menjual, jadi BI yang dipasar. Yang pasti cadangan devisa masih sehat, 5 bulan impor," kata Mirza seusai rapat kerja dengan Komisi XI di Gedung DPR, Selasa (3/12/2013).

Mirza menjelaskan, cadangan valas di pasar keuangan hanya mencapai 500 juta dollar AS. Padahal faktanya, kebutuhan berada jauh di atas angka tersebut. Ini karena banyak eksportir yang tidak menjual dollar AS yang dimilikinya.

"Kita ini negara ekspor 15 miliar dollar AS. Impor katakanlah sama, pasar valas hanya sekitar 500 juta dollar AS per hari, kan terlalu kecil. Artinya apa? Yang punya dolar terutama eksportir tidak bersedia menjual padahal kursnya sudah pas," ujar mantan Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu.

Pada akhir Oktober 2013, BI mencatat cadangan devisa RI bertambah 1,32 miliar dollar AS menjadi 96,99 miliar dollar AS. Menurut BI, cadangan devisa tersebut lebih tinggi dari posisi akhir September yang berada pada posisi 95,67 miliar dollar AS.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X