Penutupan Rute Penerbangan Dinilai Masalah Bisnis Biasa

Kompas.com - 06/02/2014, 15:58 WIB
Pesawat Airbus A320 Tigerair Mandala terbaru atau kedelapan di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (7/6/2013).
WWW.TIGERAIRWAYS.COMPesawat Airbus A320 Tigerair Mandala terbaru atau kedelapan di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (7/6/2013).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa maskapai penerbangan dalam negeri menutup beberapa rute penerbangannya lantaran mahalnya harga avtur dan kurs dollar yang naik.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Bambang PS Brodjonegoro memandang hal itu bukan masalah besar dan hanya masalah bisnis biasa. "Itu kan masalah bisnis biasa, artinya tinggal bagaimana efisiensi mereka. Kan masih ada airline lain yang masih bisa menyediakan kan. Itu masalah bisnis biasa saya pikir," kata Bambang di kantornya, Kamis (6/2/2014).

Bambang mengatakan industri penerbangan merupakan sebuah lahan usaha dengan banyak kompetitor. Oleh karena itu, memang sudah sewajarnya bagi sebuah maskapai penerbangan untuk berhati-hati dalam memilih rute.

"Justru yang terlalu ekspansif itu yang bahaya. Kenyataannya ada beberapa low cost carrier yang terlalu ekspansif di awal akhirnya kolaps," ujarnya.

Seperti diberitakan, setelah maskapai Merpati Airline, PT Tigerair Mandala akhirnya juga melakukan penutupan sejumlah rute yang dilayani. Penghentian itu dilakukan bertahap untuk beberapa rute di Jakarta, Pekanbaru, Denpasar dan Surabaya mulai Februari hingga April nanti.

Manajer Hubungan Masyarakat Tigerair Mandala Lucas Suryanata mengatakan penghentian dilakukan untuk mengevaluasi rute karena kondisi pasar kurang bagus, dollar sedang naik, dan harga avtur pun naik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X