Baru Sebulan, Klaim BPJS di Bengkulu Capai Rp 8,1 Miliar

Kompas.com - 18/02/2014, 15:26 WIB
Ilustrasi BPJS TRIBUNNEWS/HERUDIN Ilustrasi BPJS
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BENGKULU, KOMPAS.com - Sejak diberlakukannya program Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan awal Januari 2014, klaim dari beberapa rumah sakit di Bengkulu yang ditunjuk mencapai Rp 8,1 miliar.

"Kenaikan BPJS dibanding Askes mencapai lima kali lipat pada masing-masing rumah sakit," kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bengkulu, dr. Syaipul Roib, Selasa (18/2/2014).

Jumlah tersebut didapat dari, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus dengan klaim sebesar Rp5,2 miliar, saat askes hanya Rp 1,5 miliar. Rumah sakit Bahayangkara sebesar Rp 1,5 miliar biasanya hanya Rp 200 juta per bulan, sedangkan rumah sakit umum daerah Kabupaten Bengkulu Tengah sekitar Rp 900 juta, biasanya hanya Rp 200 juta.

Tingginya klaim BPJS diakibatkan bertambahnya peserta. Jika sebelumnya, Askes hanya bisa digunakan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan, namun pada era BPJS kepesertaan menjadi bertambah TNI/Polri, Jamkesmas dan eks Jamsostek.

Selain itu tarif berobat juga naik secara nasional menjadi 30 persen. Di Bengkulu, kata dia, terdapat 12 rumah sakit rujukan BPJS namun saat ini baru RSUD M.Yunus, RSUD Kabupaten Bengkulu Tengah dan RS Bahayangkara yang sudah ajukan klaim.

Adapun rumah sakit yang lainnya akan segera menyusul dan belum terdata. Jumlah peserta BPJS di Bengkulu saat ini telah mencapai 73.000 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X