Biaya Angkutan Haji Diusulkan Turun 36 Dollar AS

Kompas.com - 20/02/2014, 10:08 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com -
Kementerian Perhubungan mengusulkan biaya angkutan udara haji tahun 2014 rata-rata sebesar 2.115 dollar AS.

Besaran tersebut mengalami penurunan rata-rata sebesar 36 dollar AS (1,67 persen) dibanding usulan tahun 2013 yang sebesar 2.151 dollar AS. Pada tahun 2013 lalu dari usulan Kementerian Perhubungan rata-rata sebesar 2.151 dollar AS, realisasinya menjadi rata-rata 2.164 dollar AS, walaupun mengalami peningkatan dari usulan Kementerian Perhubungan namun realisasi biaya rata-rata pada tahun 2013 masih lebih rendah sebesar 36 dollar AS (1,6 persen) dibanding tahun 2012 yang sebesar 2.200 dollar AS.

Usulan biaya angkutan udara haji tahun 2014 sebesar 2.115 dollar AS tersebut merupakan nilai rata-rata dari biaya keseluruhan embarkasi haji di Indonesia yang berjumlah 12 lokasi. Meskipun demikian, tidak semua embarkasi haji diusulkan mengalami penurunan biaya. Pada embarkasi haji Batam, Jakarta, Solo, Surabaya, Banjarmasin, dan Balikpapan terjadi peningkatan biaya per jemaah.

"Hal tersebut dikarenakan menggunakan tipe pesawat yang sama dengan tahun sebelumnya, akan tetapi dengan total jemaah yang lebih sedikit. Maka apabila harga avtur mengalami perubahan, perhitungan biaya operasi pesawat dapat disesuaikan dan tarif per jemaah akan berubah," kata Plt Kapuskom Publik Kemenhub, Bambang S Ervan dalam rilisnya.

Pada embarkasi haji Aceh, Medan, Padang, Palembang, Makasar, dan Lombok terdapat perubahan tipe pesawat dengan kapasitas yang lebih besar. Hal ini berpengaruh pada penurunan biaya per jemaah dibandingkan dengan tahun sebelumnya (dipengaruhi juga oleh karakteristik pesawat dengan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien dan total jam terbang yang lebih pendek.

Perhitungan biaya angkutan udara haji dihitung berdasarkan data biaya per jamaah yang pernah disampaikan PT Garuda Indonesia tahun 2013 dengan perubahan asumsi harga avtur yang digunakan sebesar 95,18 dollar AS per liter, kenaikan harga sewa pesawat sebesar 4 persen dikarenakan musim haji tahun ini terjadi pada peak season, dan dengan margin sebesar 3 persen sebagai pembanding untuk margin keuntungan pada tarif penumpang angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi maksimal 10 persen.

Dijelaskannya, Menhub EE Mangindaan telah menyampaikan rencana pemberangkatan haji tahun 1435 H/2014 dilaksanakan pada 1 September 2014 – 9 Oktober 2014 dan rencana pemulangan haji dilaksanakan pada 10 Oktober 2014 – 6 November 2014. Saat ini Kementerian Perhubungan bersama dengan Kementerian Agama sedang menyusun Kerangka Acuan Penyediaan Transportasi Udara Jemaah Haji Indonesia Tahun 1435 H/2014 yang akan ditawarkan pada perusahaan angkutan udara. Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) akan ditetapkan setelah perusahaan angkutan udara mengajukan penawaran biaya angkutan udara haji sebagai salah satu komponennya.

Indonesia diperkirakan mengangkut 157.070 calon jamaah haji dari 12 embarkasi pada penyelenggaraan angkutan haji tahun 2014. Para calon jamaah haji tersebut akan diangkut menggunakan pesawat jenis B 777 (kapasitas 440 tempat duduk), B 747-400 (kapasitas 450 tempat duduk), dan A 330 (kapasitas 325-375 tempat duduk).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.