Kemendag Stabilkan Pasokan Daging Sapi Jelang Lebaran

Kompas.com - 21/05/2014, 18:46 WIB
Ilustrasi daging sapi Kompas.com/Robertus BelarminusIlustrasi daging sapi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan mengupayakan stabilisasi pasokan dan harga daging, di saat pasokan daging cenderung kurang sehingga harus dipenuhi dengan cara impor.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, importasi memang terpaksa dilakukan lantaran pasokan tidak dapat memenuhi permintaan yang ada. Dalam importasi tersebut, saat ini terdapat penyesuaian nilai tukar.

"Supply-nya kan kurang, makanya kita impor. Ada penyesuaian nilai tukarnya. Jadi ini lagi dikerjakan sekarang," kata Lutfi di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (21/5/2014).

Lutfi berharap agar harga daging sapi tidak mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadhan. Setelah hari raya Idul Fitri, ia menargetkan harga daging sapi dapat mencapai kisaran Rp 80.000 hingga Rp 86.000 per kilogram.

Pasokan daging sapi diakui Lutfi saat ini sudah mulai masuk. Akan tetapi, ia mengaku tidak mengetahui jumlah pasti pasokan tersebut. Namun bila dibandingkan dengan tahun lalu, jumlahnya lebih menjanjikan.

"Sekarang ini kita butuhnya kira-kira untuk 2,2 kilogram per kapita itu perlunya 750.000 sapi yang mesti diimpor untuk setahunnya. Yang pasti signifikan pertumbuhannya dibandingkan kuartal I tahun lalu. Mudah-mudahan harganya akan turun setelah adjustment dengan nilai tukar valas-nya," jelas Lutfi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X