Semen Indonesia Incar Pabrik di Banglades

Kompas.com - 26/05/2014, 15:25 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
EditorBambang Priyo Jatmiko

PADANG, KOMPAS.com — PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) tertarik mengakuisisi pabrik semen di Banglades. Saat ini, produsen semen ini sedang melakukan pendekatan dengan pabrik semen lokal Banglades yang berkapasitas 600.000 ton hingga 1 juta ton per tahun.

Bila tak ada aral melintang, SMGR menargetkan proses akuisisi terlaksana pada akhir 2014 atau awal 2015 mendatang. "Mudah-mudahan bisa berjalan dalam enam bulan,” katanya kepada wartawan seusai ground breaking pabrik baru Indarung VI, Senin (26/5/2014).

Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto mengatakan, akuisisi pabrik semen Banglades ini untuk memperkuat positioning perusahaan, khususnya di Asia Tenggara bagian utara. Semen Indonesia berharap bisa menjadi pemegang saham mayoritas atas pabrik semen itu.

Mengenai harga, Dwi memastikan tidak semahal ketika perseroan mengakuisisi pabrik semen di Vietnam. Untuk diketahui, pada 14 November 2012 perseroan mengambil alih Thang Long Cement. Melalui akuisisi ini, Semen Indonesia memiliki 70 persem saham Thang Long Cement dari Geleximco dengan nilai transaksi berkisar 157 juta dollar AS. (Dityasa H Forddanta)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Kontan
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X