Stabilkan Harga, Pemerintah Jaga Stok Pangan Jelang Puasa

Kompas.com - 26/05/2014, 19:47 WIB
Chairul Tanjung KOMPAS/RIZA FATHONIChairul Tanjung
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Chairul Tanjung menjelaskan pemerintah akan menstabilkan harga pangan menjelang Ramadhan dan Lebaran.

"Berdasarkan laporan dari keseimbangan supply dan demand dari masalah distribusi dan supply chain yang ada, diharapkan pada Ramadhan dan Lebaran tahun ini ketersediaan stok pangan dan distribusi relatif lebih baik dibandingkan tahun lalu," kata Chairul, Senin (26/5/2014).

Dengan demikian, kata CT, diharapkan pada saat datangnya bulan Ramadhan dan Lebaran diharapkan tidak ada lagi gejolak harga yang berlebihan, khususnya barang dan komoditas tertentu.

"Dua minggu lagi kita akan mengadakan rapat persiapan. Nanti setiap minggu akan dimonitor harga-harga komoditas," ujar CT.

Selain itu, untuk menjaga persepsi pasar, CT meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan operasi pasar. Operasi pasar tersebut ditegaskan CT tidak digelar saat harga sudah naik, namun sebelum harga naik.

"Kami minta Mendag dan beberapa BUMN melakukan operasi pasar sebelum harga naik. Tujuannya untuk menjamin pedagang tidak mengambil keuntungan berlebihan dengan adanya spekulasi," tegas CT.

Rakor stabilitas harga pangan yang dipimpin CT dimulai sekitar pukul 15.00 dan berakhir pada pukul 17.00. Rapat tersebut antara lain dihadiri Menteri BUMN Dahlan Iskan, Mendag Muhammad Lutfi, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif C. Sutardjo, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X