Harga Cabai Anjlok, Ada Petani yang Mogok Memetik

Kompas.com - 24/06/2014, 14:14 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung. Kompas.com/SABRINA ASRILMenteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung menyebut harga komoditas cabai merah mengalami penurunan secara signifikan. Bahkan, kata dia, harga cabai merah di pasaran saat ini sangat murah.

"Komoditas yang turun harganya itu cabai. Cabai kita punya masalah karena harga sangat turun drastis. Sangat murah di pasar," kata CT dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Perdagangan, Selasa (24/6/2014).

CT mengungkapkan, tidak hanya harga di pasaran yang murah, imbal hasil di petani pun sangat murah. Ini menyebabkan ada petani yang mulai mogok memetik cabai.

"Di beberapa tempat petani tidak mau memetik lagi karena ongkos petik lebih mahal dari harganya. Kita tidak ingin petani rugi dan tidak mau menanam lagi, sehingga nantinya dikhawatirkan jadi masalah di masa mendatang," ujar CT.

CT mengungkapkan kondisi ini menjadi perhatian dan kekhawatiran pemerintah. Oleh karena itu, ia memerintahkan kementerian-kementerian teknis terkait untuk segera mengatasi hal ini.

"Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan diminta menangani masalah ini secara serius, termasuk kebijakan memproses hasil, nanti cabai bisa disimpan. Sehingga, saat harga memungkinkan bisa dijual dan imbal hasil petani lebih baik," ujar CT.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X